PAYAKUMBUH, METRO –Kepala Kementerian Wilayah (Kakanwil) Imigrasi dan Permasyarakatan Provinsi Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri didampingi Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Irpan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Pusat Kota Payakumbuh. Sidak yang dilakukan Jumat (22/5) itu langsung menyasar Kamar Harapan Bangsa No 10 yang berada di bagian kiri dalam Lapas, Kakanwil yang didampingi Kalapas Kelas II B Tanjung Pati itu langsung meminta puluhan warga Binaan untuk mengosongkan kamar dan menunggu diluar, selain kamar, puluhan warga binaan juga dilakukan pemeriksaan oleh petugas.
Satu persatu lemari, tempat penyimpanan baju serta kain warga binaan diperiksa petugas gabungan yang juga melibatkan anggota Kepolisian.
Kanwil IMIPAS Provinsi Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri menyebutkan, razia atau Sidak yang dilakukan menindaklanjuti perintah pimpinan untuk mewujudkan Lapas bebas Handphone, Pungutan Liar, Narkoba dan Benda Terlarang (HALINAR). “Ini kegiatan yang kita lakukan secara rutin untuk memberikan motivasi kepada UPT (Lapas/Rutan) untuk selalu menjaga kondisi kondusif, sebab, di beberapa tempat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita berprinsip sedia payung sebelum hujan,” ucap Kakanwil IMIPAS, Kunrat.
Diingatkanya, agar Lapas dan Rutan di Sumatera Barat, untuk rutin melakukan razia agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. “Kita ingatkan agar razia dilakukan secara berkala, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, khususnya di Lapas Tanjung Pati ini. Nanti di seluruh Lapas dan Rutan kegiatan atau Sidak ini akan kita lakukan dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif, sehingga program pembinaan yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik, sebab di lapas terdapat dua sisi, pertama pengamanan dan kedua, pembinaan,” tutupnya.
Dalam Sidak yang dilakukan itu, tidak ditemukan adanya benda-benda terlarang (HALINAR), petugas gabungan hanya menemukan beberapa paku, korek api serta pecahan kaca.
Sementara Kalapas Kelas II B Tanjung Pati, Elfiandi menyebutkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan Lapas bebas HALINAR sesuai instruksi Pimpinan, sehingga berbagai hal negatif tidak terjadi di dalam Lapas. “Sebelumnya kita juga telah menggelar razia HALINAR sebagai bentuk komitmen terhadap perintah pimpinan, selain itu kita juga melakukan tes urin bagi warga binaan dan petugas/pegawai Lapas untuk mewujudkan Lapas bebas dari peredaran gelap dan Penyalahgunaan Narkoba, Alhamdulillah hasil tidak ditemukan benda terlarang apapun,”ucap Elfiandi didampingi Kasi Binapi Giatja, Agung Lestara, Kepala KPLP, Rezky Pratama serta Kasubag TU, Intan Desi Mela Sari.
Ia juga mengatakan, Razia HALINAR akan terus dilakukan kedepannya secara berkala, sehingga Lapas benar-benar terhindar dari hal negatif dan tidak ada HALINAR. “Tentu komitmen untuk bebas HALINAR ini akan terus kita realisasikan kedepannya, kita akan terus melakukan razia secara berkala,” tutupnya. (uus)






