PAYAKUMBUH/50 KOTA

Bupati Padangpariaman Serahkan Bantuan UMKM, Pulihkan Ekonomi Masyarakat Pascabencana

×

Bupati Padangpariaman Serahkan Bantuan UMKM, Pulihkan Ekonomi Masyarakat Pascabencana

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—, Bupati JKA didampingi Ketua TP-PKK Ny. Nita Christanti Azis serta Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, berikan arahan saebelum serahkan bantuan UMKM.

PDG.PARIAMAN, METRO–Komitmen Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dalam memulihkan ekonomi masyarakat pascabencana kembali ditegaskan. John Kenedy Azis , kemarin,  secara resmi menuntaskan penyaluran bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak bencana hidrometeorologi.

Penyaluran tahap keempat yang digelar di Pendopo Bupati, kemarin, me­nyasar 120 UMKM sekaligus menjadi penutup rangkaian distribusi bantuan yang telah menjangkau ratusan pelaku usaha di berbagai wilayah terdampak.

Dalam kesempatan itu, Bupati JKA didampingi Ke­tua TP-PKK Ny. Nita Chris­tanti Azis serta Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UM­KM Hendri Satria.

Dengan rampungnya tahap akhir ini, total sebanyak 570 UMKM telah menerima bantuan dari 605 pelaku usaha yang sebelumnya terdata.

“Alhamdulillah, hari ini kita tuntaskan penyaluran untuk 120 UMKM. Artinya, 570 UMKM terdampak su­dah kita bantu. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama para donatur dalam memulihkan eko­nomi masyarakat,” tegas JKA.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah berkontribusi, khususnya anggota Komisi VII DPR RI dan organisasi Seruni Kabinet Merah Putih, yang dinilai­nya memiliki peran penting dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh Seleksi  90 Calon Peserta Pelatihan Keterampilan

Lebih lanjut, JKA mengi­ngatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal.

“Syukuri bantuan ini dan gunakan sebaik-baik­nya. Yang terpenting, segera bangkit dan kembali berproduksi,” pesannya.

Sementara itu, Hendri Satria menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan tidak dilakukan secara instan. Tahapan panjang mulai dari pendataan, ve­rifikasi lapangan, hingga asesmen kebutuhan menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran.

“Dari 605 UMKM yang terdata, hanya 570 yang benar-benar memenuhi kriteria terdampak langsung. Kami pastikan setiap bantuan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” jelasnya.

Penyaluran dilakukan secara bertahap, yakni 100 UMKM pada tahap pertama, 250 UMKM tahap ke­dua, 100 UMKM tahap ketiga, dan 120 UMKM pada tahap keempat.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan program khusus bagi UMKM terdampak bencana, bukan pengalihan dari bantuan kebencanaan lainnya. “Bantuan ini merupakan hasil sinergi dan komunikasi yang dibangun oleh Ketua TP-PKK Padang Pariaman dengan organisasi Seruni serta dukungan Komisi VII DPR RI,” tambahnya.

Baca Juga  DPRD Dukung Pemko Mulai PBM Tatap Muka

Di balik angka-angka tersebut, tersimpan kisah perjuangan masyarakat. Salah seorang penerima bantuan, pedagang bakso di Tanah Taban Nagari Pasie Laweh, mengaku bantuan ini menjadi titik balik usahanya yang sempat lumpuh akibat banjir.

“Warung kami hanyut terbawa banjir. Kami sempat tidak bisa berjualan. Alhamdulillah, dengan ban­tuan ini kami bisa mulai lagi dari nol,” tuturnya haru.

Penuntasan program ini menjadi simbol kuat bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga konsisten mengawal proses pemulihan hingga ma­syarakat benar-benar bang­kit. Pemkab Padang Pariaman berharap, bantuan ini tidak sekadar menjadi stimulan ekonomi jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan pelaku UMKM dalam me­ng­hadapi risiko bencana di masa depan. (efa)