PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kakan Kemenag Bersama Ketua Baznas, Tinjau Rumah Tenun Kampung Zakat

×

Kakan Kemenag Bersama Ketua Baznas, Tinjau Rumah Tenun Kampung Zakat

Sebarkan artikel ini
TINJAU RUMAH TENUN—Kakan Kemenag, H.Irwan bersama Ketua Baznas Lima Puluh Kota, Camat, saat meninjau rumah tenun di Kampung Zakat, Nagari Ampalu.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Lima Puluh Kota, H.Irwan, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lima Puluh Kota, H.Yulius, meninjau Rumah Tenun, kelompok petani padi dan jagung serta kelompok peternak puyuh petelur, di Kampung Zakat, Jorong Ma­ngunai, Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Rabu (8/4) pagi.

“Hari ini kita bersama-sama menijau di lapangan pelaksanaan program Kampung Zakat di Nagari Ampalu ini. Ada Rumah tenun, kelompok petani padi dan jagung, dan ke­lompok peternak puyuh petelur. Kemudian kita juga menyampaikan pembinaan dan memberikan dukungan kepada penerima manfaat kampung zakat,” sebut Kakan Kemenag, H.Irwan, disela-sela kunjungan lapangan.

Dikatakannya, kolaborasi yang baik dengan LAZ BSI Maslahat, untuk penerima manfaat bagi kelompok petani padi dan jagung dengan anggota sebanyak 69 orang, kemudian LAZ Dompet Duafa, dengan pembinaan bagi kelompok peternak puyuh petelur. Kemudian juga kolaborator BAZNAS RI dan Baznas Kabupaten Lima Puluh kota untuk penerima manfaat tenun sebanyak 30 orang dan sudah berproduktif jenis selendang.

Baca Juga  Hutan Lindung Puncak Pela Harau Bukik Wisata Terbakar

“Alhamdulillah rumah tenun kampung Zakat yang hadir di Jorong Mangunai dengan dukungan dana Rp 600 juta rupiah yang bersumber dari dana BAZNAS Pusat. Dan hari ini rumah tenun kampung Zakat telah mulai berproduksi secara bertahap,” sebutnya.

Kakan Kemenag berharap para pengerajin tenun untuk terus me­ning­katkan kualitas produk sehingga dapat dipasarkan secara luas. “Untuk pemasaran kita mendorong berbagai instansi terkait untuk terlibat secara aktif untuk mempromosikan serta memasarkan produk dari rumah tenun kampung Zakat ini,” ha­rapnya.

Di sisi lain Kakan Kemenag berharap agar rumah tenun kampung Za­kat ini dapat menjadi kebangkitan ekonomi pe­ngerajin di masyarakat. “Oleh sebab itu mari jaga kekompakan, kebersama­an dalam beraktifitas,” pinta H.Irwan yang ramah dengan awak media ini.

Baca Juga  Pemkab Kota Gandeng ADKI Pulihkan Ekonomi Nagari

Sementara itu, Ketua Baznas Lima Puluh Kota,  H.Yulius, dalam sambutannya menyampaikan dukungan sekaligus mendorong kelompok penge­rajin tenun untuk memanfaatkan rumah tenun kampung Zakat secara maksimal. Rumah tenun kampung Zakat telah didukung dengan peralatan me­sin yang canggih sehingga produksi dapat me­ning­katkan dan berkualitas.

Terkait dengan pema­saran produk, ketua Baznas berjanji untuk terus membersamai usaha pemasaran melalui stakeholder terkait. “Untuk itu kita harapkan para pe­ngerajin untuk terus semangat dalam mewujudkan kemandirian,” pintanya diamini Camat Lareh Sago Halaban, Wali Nagari, Jorong dan tokoh tokoh masyarakat setempat.

Melalui program kampung zakat diharapkan penerima manfaat suatu hari bisa menjadi Muzakki (pemberi Zakat). Dan tentu saja sangat diharapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara keseluruhan di Nagari Ampalu. Sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud termasuk kemandirian secara ekonomi. (uus)