PADANG, METRO—Kebakaran besar melanda kawasan padat permukiman penduduk di Kampung Jao Dalam, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Jumat sore (12/6). Sebanyak 34 unit rumah dan satu gudang sparepart sepeda motor ludes dilalap si jago merah.
Beruntung, musibah kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun puluhan orang yang menghuni rumah tersebut harus kehilangan tempat tinggal maupun harta bendanya. Mereka pun terpsaksa mengungsi.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran di kawasan itu pada pukul 16.32 WIB. Setelah itu pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada ke lokasi.
“Satu menit setelah laporan kami terima, armada langsung diberangkatkan menuju lokasi yang berjarak sekitar satu kilometer dari Pos Damkar Pasar Raya. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman,” kata Sutopo kepada wartawan.
Dijelaskan Sutopo, lokasi kejadian yang berada di kawasan padat penduduk dan area Pasar Raya Padang menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Selain akses jalan yang sempit, banyaknya warga yang memadati lokasi juga menyulitkan proses pemadaman.
“Petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang kecil serta ramainya masyarakat di sekitar lokasi. Namun berkat kerja sama seluruh personel dan instansi terkait, api dapat dicegah agar tidak meluas ke bangunan lainnya,” ungkap Sutopo.
Setelah berjibaku lebih dari satu jam, kata Sutopo, api berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 17.49 WIB. Petugas sempat menunggu beberapa saat setelah dipadamkan untuk memastikan tidak ada api susulan.
“Dalam operasi pemadaman, kami mengerahkan 10 unit armada dengan sekitar 100 personel. Petugas juga mendapat dukungan dari unsur Polri, Satgas, PLN, PMI, serta berbagai pihak lainnya yang turut membantu pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian,” tegas dia.
Menurut Sutopo, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat sudah dalam kondisi membesar dari salah satu rumah petak. Warga yang mengetahui kejadian itu, segera melaporkannya kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
“Akibat kebakaran itu, sebanyak 38 jiwa terpaksa mengungsi. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Alhamdulillah tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka,” ungkapnya.
Berdasarkan data sementara, kata Sutopo, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi dengan nilai kerugian material mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
“Bangunan yang terbakar ada 2 unit rumah permanen dan 32 petak rumah kontrakan serta gudang sparepart sepeda motor. Sementara aset dan bangunan yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai sekitar Rp2,5 miliar. Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian,” tutupnya. (*)






