SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Peduli Warga Akibat Kabut Asap, Komunitas Wartawan Peduli Sawahlunto Bagikan Masker Gratis

×

Peduli Warga Akibat Kabut Asap, Komunitas Wartawan Peduli Sawahlunto Bagikan Masker Gratis

Sebarkan artikel ini
BAGIKAN MASKER— Komunitas Wartawan Peduli Sawahlunto berkolaborasi dengan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Sawahlunto, membagikan masker kepada warga.

SAWAHLUNTO, METRO— Kabut asap yang me­nyelimuti Kota Sawahlunto dalam beberapa hari terakhir mengundang ke­pedulian insan pers. Komunitas Wartawan Pe­duli Sawahlunto turun langsung ke jalan membagikan 300 masker gratis kepada masyarakat, kemarin.

Aksi sosial tersebut menyasar warga yang beraktivitas di luar ruangan. Pembagian masker dipusatkan di sejumlah titik keramaian, seperti kawasan pasar, simpang jalan utama, dan area publik lainnya yang ba­nyak dilalui pengendara serta pejalan kaki.

Kegiatan ini menjadi penanda eksistensi komunitas yang telah berkiprah selama 13 tahun. Selama itu, Komunitas Wartawan Peduli Sawahlunto konsisten hadir dalam berbagai aksi sosial kemanusiaan, mulai dari membantu korban bencana, menyalurkan bantuan bagi warga kurang mampu, hingga aksi tanggap lingkungan.

Baca Juga  Pemko Sawahlunto bakal jadikan Produk UMKM sebagai Cendera Mata

Pada aksi kali ini, Komunitas Wartawan Peduli Sawahlunto berkolaborasi dengan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Sa­wahlunto. Seluruh masker yang dibagikan merupakan hasil penggalangan donasi yang digerakkan oleh komunitas.

Kegiatan tersebut di­pimpin langsung oleh Ke­tua Komunitas Wartawan Peduli Sawahlunto yang juga menjabat sebagai Ketua IPJI DPC Kota Sa­wahlunto, Yusianto, yang akrab disapa Yanto Ula.

Di balik aksi kemanusiaan tersebut, terdapat sosok Yanto Ula yang dikenal konsisten dalam pengabdian sosial dan dunia jurnalistik.

Baca Juga  Loockyat Lamda Alfalah Juarai OLSN, Pelajar Sawahlunto Wakili Sumbar ke Nasional

“Alhamdulillah, 300 mas­ker ini merupakan sumbangan dari para donatur yang kami gerakkan melalui Komunitas Wartawan Peduli. Begitu kami sampaikan kondisi kabut asap di Sawahlunto, para donatur langsung merespons. Ini bukti bahwa kepedulian itu masih sa­ngat besar,” ujar Yanto Ula. Menurutnya, aksi tersebut berangkat dari kegelisahan atas kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap.(pin)