PAYAKUMBUH/50 KOTA

Wako Ajak Ayah Lebih Aktif Dampingi Pendidikan Anak

×

Wako Ajak Ayah Lebih Aktif Dampingi Pendidikan Anak

Sebarkan artikel ini
MPLS RAMAH 2026— Sejumlah anak-anak TK saat mengikuti kegiatan awal tahun ajaran baru di MPLS “RAMAH” 2026.

PAYAKUMBUH, METRO–Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengajak para ayah dan wali ayah untuk lebih aktif mendam­pingi pendidikan anak de­ngan menghadiri pembagian rapor serta mengantar anak pada hari pertama sekolah sebagai bentuk dukungan terha­dap implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Ajakan tersebut disampaikan Zulmaeta, Senin (13/7), sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri

Kependudukan dan Pem­bangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Ra­por Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Se­kolah.

Menurut Zulmaeta, ke­terlibatan ayah dalam pendidikan anak merupakan bagian penting dari pengasuhan yang ber­kontribusi dalam membentuk karakter, mempererat ke­dekatan emosional, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri a­nak dalam belajar. “Kami mengajak seluruh ayah di Kota Payakumbuh untuk hadir mendampingi anak pada momen-momen pen­ting di sekolah. Kehadiran seorang ayah merupakan bentuk dukungan moral yang akan menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar a­nak,” kata Zulmaeta.

Baca Juga  Kemenag Kota Payakumbuh Keliling Kota Sepeda Dakwah Menyapa Umat

Ia menegaskan, gerakan tersebut bukan sekadar mengajak ayah hadir di sekolah, tetapi menjadi momentum memperkuat komunikasi, kedekatan emosional, dan kepedulian terhadap proses pendidikan anak.

Karena itu, Zulmaeta mengimbau seluruh ayah atau wali ayah yang memiliki anak pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas atau sederajat agar mengambil rapor secara langsung dan mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah sesuai jadwal yang ditetapkan masing-masing satuan pendidikan. “Momen ini bukan sekadar mengantar atau mengambil rapor, tetapi menjadi kesempatan membangun komunikasi yang lebih erat antara ayah dan anak. Kedekatan seperti inilah yang akan menjadi bekal pen­ting bagi perkembangan mereka,” ujarnya.

Zulmaeta juga meminta seluruh satuan pendidikan mendukung pelaksanaan gerakan tersebut de­ngan menyampaikan jadwal kegiatan kepada orang tua serta menciptakan lingkungan yang mendorong keterlibatan ayah dalam aktivitas pendidikan anak.

Baca Juga  Operasi Zebra Singgalang 2019 Berakhir, Ratusan Kendaraan Roda Dua Dikandangkan 

Selain itu, ia berharap instansi pemerintah maupun perusahaan tempat para ayah bekerja dapat memberikan dispensasi keterlambatan sesuai ketentuan yang berlaku agar mereka tetap memiliki kesempatan mendampingi anak tanpa mengabaikan tanggung jawab pekerjaan.

Menurut Zulmaeta, ke­berhasilan membangun generasi yang berkualitas membutuhkan sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha, dan ma­sya­rakat. Ia berharap Gerakan Ayah Teladan Indonesia tidak berhenti sebagai sebuah program, tetapi tumbuh menjadi budaya pengasuhan di Kota Pa­yakumbuh sehingga semakin banyak ayah terlibat aktif dalam mendam­pingi pendidikan anak se­kaligus memperkuat peran keluarga dalam menyiapkan generasi Pa­yakumbuh yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing. “Melalui keterlibatan ayah yang semakin kuat, kita berharap lahir generasi Payakumbuh yang berkarakter, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (uus)