PADANG, METRO– Pascainsiden tewasnya pengunjung perempuan, pihak Kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan memasang police line di area depan tempat hiburan malam vegas Clup di kawasan Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.
Police line tersebut dipasang di lokasi kejadian tewasnya wanita muda berinisial IP (24), untuk menjaga area tetap aman dan terjaga sebelum petugas melakukan pemeriksaan dan olah TKP lebih lanjut.
Kapolsek Padang Selatan AKP Nirdes Ali mengatakan, pemasangan garis polisi dilakukan Minggu (13/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Dengan begitu, untuk sementara waktu, operasional Vegas Club dihentikan sementara.
“Pemasangan tersebut dilakukan tim identifikasi atau Inafis kepolisian untuk mendukung proses olah TKP terkait insiden yang sedang diselidiki,” katanya.
Menurut AKP Nirdes, olah TKP diperlukan untuk melakukan identifikasi serta membantu polisi menemukan titik terang dalam penanganan kasus tersebut.
“Pemeriksaan lokasi menjadi bagian penting untuk mengumpulkan informasi dan memastikan fakta mengenai kejadian yang sedang ditangani kepolisian,” tegas dia.
Sementara itu, di tengah viralnya kasus ini, muncul kabar mengenai dugaan korban mengonsumsi narkoba sebelum mengalami insiden yang berujung pada kondisi darurat tersebut.
Menanggapi kabar tersebut, AKP Nirdes mengatakan dua orang teman korban telah menjalani pemeriksaan melalui tes urine oleh pihak kepolisian. Namun, hingga kini polisi belum mengetahui hasil pemeriksaan urine tersebut karena proses pemeriksaan dan pendalaman masih terus dilakukan petugas.
“Kepolisian juga masih mendalami apakah kejadian tersebut terjadi akibat kelalaian korban atau terdapat unsur tindak pidana lainnya,” ujar dia.
AKP Nirdes menyebut, penyelidikan dan pemeriksaan secara mendalam masih berlangsung untuk mengungkap fakta sebenarnya terkait insiden yang terjadi di Vegas Club tersebut.
“Kami akan terus mengumpulkan keterangan serta informasi pendukung guna memastikan kronologi kejadian berdasarkan fakta yang ditemukan selama penyelidikan berlangsung. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi bahan bagi kepolisian untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menangani perkara tersebut secara lebih menyeluruh,” tegas dia.
Sebelumnya, Seorang wanita muda berinisial IP (24), meninggal dunia setelah terjatuh di area panggung Disc Jockey (DJ) di tempat hiburan malam (THM) Vegas Club, kawasan Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.
Korban berinisial IP ini, merupakan warga Banuaran, Kota Padang yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Peristiwa itu terungkap ke publik setelah video yang memperlihatkan seorang perempuan tumbang di atas panggung tempat hiburan malam beredar di media sosial pada Minggu (13/9).
Dalam video tersebut, korban IP terlihat membawa botol minuman lalu menyerahkanya kepada DJ yang sedang tampil. Setelah menyerahkan botol minuman itulah, IP tiba-tiba jatuh dan tergeletak di atas pentas DJ. Petugas keamanan Vegas Club langsung mengangkat korban dari atas pentas dengan cara menggendongnya.
Kasus kematian korban kini didalami oleh pihak Kepolisian. Mirisnya, tidak ada laporan dari pihak manajemen tempat hiburan malam tersebut terkait kejadian itu. Bahkan, pihak Kepolisian mengetahui adanya insiden tewasnya pengunjung Vegas Club setelah video beredara di media sosial. (ped)






