PESSEL, METRO–Tragis. Seorang pemancing hilang diterkam buaya di Sungai Muara Sakai, Nagari Taluk Amplu, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (26/7) sekitar pukul 16.45 WIB. Peristiwa itu sontak membuat geger warga setempat.
Warga pun bermai-ramai datang ke lokasi untuk melakukan pencarian terharap korban yang diketahui bernama Redi Kereinata (38). Bahkan, beberapa warga berusaha mencari dengan mengerahkan perahu menyirisi aliran sungai. Tak lama, Tim SAR gabungan juga datang untuk membantu pencarian.
Sayangnya hingga malam, Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban yang diterkam buaya itu, meski sudah mengerahkan berbagai peralatan untuk mencari korban.
Kabar pemancing diterkam buaya ini pun beredar di media sosial Instagram. Pengguna Instagram @kabarpessel mengunggah video dengan keterangan warga mencari korban yang diterkam buaya tersebut.
Dalam postingannya, akun tersebut melaporkan telah terjadi kejadian seorang Warga diterkam Buaya di Sungai Nagari Taluk Ampalu Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (26/7/23) sekitar pukul 17.30 Wib.
Sanak @andrian_novialdi kepada #timkabarpessel mengatakan, Bapak tersebut berumur sekitar 46 tahun yang pergi memancing dan mandi dengan anak nya di Sungai belakang rumah, setelah memancing si Bapak minta diambilkan sabun sama si anaknya, setelah itu seketika anaknya melihat Bapaknya disambar seekor buaya yang lumayan besar.
“Sampai pukul 18.00 Wib, Bapak tersebut belum ditemukan, dan bantuan dari BPBD atau Sar belum datang sampai, hanya usaha masyarakat dengan perahu pengangkut pasir untuk menelusuri sungai mencari Bapak tersebut,” ungkap akun Instagram tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Defrisiswardi, membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya juga sudah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya kejadian orang diterkam buaya.
“Korban ini merupakan warga Teluk Ampalu. Korban hilang diterkam buaya di pinggir sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya. Informasi yang kami dapatkan, korban diterkam buaya ketika memancing di pinggir sungai tersebut. Tim TRC BPBD Pesisir Selatan saat ini sedang berada di lokasi untuk pencarian,” katanya.
Sementara, Kapolsek Pancung Soal, AKP Dedi Antonius mengatakan, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, kejadian itu berawal korban sedang memancing bersama anaknya di dekat Kantor Wali Nagari Taluk Ampalu tepatnya di pinggir Sungai Batang Inderapura.
“Saat itu korban memancing bersama anaknya Niko Alven Dinata berusia 11 tahun di Sungai Muara Sakai. Usai memancing, korban menyuruh anaknya pulang ke rumah mengambil sabun mandi karena mereka berencana mandi si sungai tersebut,” ujar AKP Dedi.
Ditambahkan AKP Dedi, setelah mengambil perlengkapan mandi ke rumah, Niko kembali ke tempat korban memancing. Namun, ketika itu Niko yang datang bersama adiknya Dea melihat ayahnya diterkam buaya dan diseret buaya ke tengah sungai.
“Kedua anak korban langsung beteriak meminta tolong. Sayangnya korban sudah tidak terlihat dan tidak muncul lagi kepermukaan sungai. Kemudian masyarakat sekitar bersama Personil Polsek Pancung Soal dan Koramil 01 Pancung Soal sudah mencoba mencari dan sampai sekarang masih melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil,” tutupnya. (rio)






