BERITA UTAMA

Toko dan Warung Makan di Pasar Silaut Hangus Terbakar, Kerigan Mencapai Rp 200 juta

×

Toko dan Warung Makan di Pasar Silaut Hangus Terbakar, Kerigan Mencapai Rp 200 juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Kondisi bangunan yang terbakar di Pasar Silaut, Kabupaten Pessel.

PESSEL METROKebakaran besar menghanguskan warung makan dan toko di Pasar Silaut, persis di samping Bank Nagari Capem Silaut, Kampung Pasar Malintang, Nagari Sungai Sirah, Kecamatan Silaut, Ka­bupa­ten Pesisir Selatan (Pessel) Selasa (14/4) pukul 11.20 WIB.

Beruntung musibah kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun warga setempat dibuat panik dengan besarnya kobaran api sehingga me­reka khawatir api merambat ke bangunan lainnya.

Tak berselang lama, petugas Pemadam Keba­karan (Damkar) datang bersama armada ke lokasi. Petugas bergerak cepat me­lokalisir api untuk mencegah meluasnya kebakaran. Hampir satu jam berjibaku, api bisa dipadamkan.

Baca Juga  Masuk Jurang, Sopir Truk Tewas Terjepit

Kapolsek Lunang Silaut AKP Tri Sukra Martin mengatakan, kebakaran diketahui pertama kali dari toko yang dihuni oleh April. Melihat kobaran api yang cepat membesar, warga sekitar membawa racun api untuk membantu memadamkan api namun api su­dah tidak bisa dikendalikan dan menjalar ke warung lainnya.

“Mendapat laporan itu, kami bersama petugas Damkar dibantu oleh ma­syarakat sekitar berusaha membantu memadamkan api dan evakuasi barang barang yang masih bisa diselamatkan,” ungkap AKP Tri.

Berkat kerja sama semua pihak, kata AKP Tri, kobaran api yang melahap bangunan toko dan warung tersebut berhasil padam. Petugas Damkar tiba di lokasi  sekitar 15 menit dari Kecamatan Lubuk Pinang,  Kabupaten Muko – Muko, Bengkulu.

Baca Juga  Menteri Agama Minta Masyarakat Jangan Tolak Jenazah Pasien Corona

“30 menit kemudian, datang mobil Damkar dari Kecamatan BAB Tapan. Api berhasil dipadamkan sekitar Jam 12.15 WIB, “ terang AKP Tri.

Atas kejadian tersebut, ungkap AKP Tri, tidak ada korban jiwa. Sementara kerugian Materil diperkirakan lebih kurang Rp 200 juta.

“Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara berasal dari api kompor, namun masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masya­rakat untuk waspada terhadap hal-hal yang bisa memicu kebakaran,” tutup­nya.(rio)