BERITA UTAMA

Tim Satgas BBM Sidak di SPBU Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Pengelola Diminta Melapor jika Temukan Oknum yang Melanggar

×

Tim Satgas BBM Sidak di SPBU Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Pengelola Diminta Melapor jika Temukan Oknum yang Melanggar

Sebarkan artikel ini
SIDAK— Tim Satgas BBM melakukan sidak di sejumlah SPBU di Payakumbuh dan Limapuluh Kota untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

PAYAKUMBUH, METROTim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di se­jum­lah Stasiun Pengisian Ba­­han Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Payakumbuh dan Ka­bu­paten Limapuluh Kota.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pengawasan terhadap pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan mengatakan, dalam pelaksanaan sidak tersebut, tim gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kendaraan yang melakukan pengisian BBM subsidi.

“Pemeriksaan meliputi verifikasi barcode, pencocokan data kendaraan, identitas pengguna, hingga pengecekan fisik tangki kendaraan guna memastikan tidak terdapat modifikasi yang berpotensi digunakan untuk menampung BBM subsidi secara berlebihan,” kata Kombes Pol Andry, Minggu (14/6).

Selain itu, kata Kombes Pol Andry, tim juga melakukan pengecekan terhadap sistem administrasi dan mekanisme penyaluran BBM di SPBU untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan terpadu dalam menjaga ketersediaan dan pemerataan distribusi BBM subsidi bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegas dia.

Baca Juga  Sebelum Beraksi, Pencopet Beri Tumpangan Ibu dan Anak

Kombes Pol Andry menambahkan, kegiatan pengawasan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Sumbar bersama pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pengelolaan energi nasional, khu­susnya dalam menjaga agar BBM subsidi tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi maupun kegiatan usaha yang tidak sesuai peruntukannya.

“Dalam sidak itu, tim memberikan edukasi kepada pengelola SPBU serta ma­syarakat pengguna BBM subsidi mengenai pentingnya mematuhi aturan yang berlaku. Penggu­naan barcode dan sis­tem digital yang diterapkan peme­rintah diharapkan mam­pu meningkatkan tran­­sparansi serta memudahkan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di lapangan,” tutur dia.

Selain melakukan pemeriksaan, kata Kombes Pol Andry, tim gabungan juga mengingatkan seluruh pengelola SPBU agar selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam melayani konsumen yang membeli BBM subsidi.

“Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, pengelola diminta segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk dilakukan tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku,” ujar dia,

Baca Juga  Layanan Mesin ATM Ranking 1, Layanan Teller Terbaik 2, Gusti Candra Bank Nagari Penuhi Ekspektasi Nasabah

Kombes Pol Andry menegaskan, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi akan terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah. Langkah tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya pe­nim­­bunan, penyalahgu­na­an, maupun praktik-praktik lain yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

“BBM bersubsidi merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, sehingga pendistribusiannya ha­rus benar-benar tepat sa­saran. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga dan mengawasi penyalurannya agar manfaat subsidi dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang berhak menerimanya,” tutur dia.

Kombes Pol Andry me­nga­jak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam penga­wasan distribusi BBM subsidi. Apabila menemukan dugaan penyalahgunaan, pengisian berulang yang mencurigakan, penimbunan, maupun pelanggaran lainnya, ma­syarakat diimbau segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Melalui sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pengelola SPBU, dan masya­ra­kat, diharapkan penyaluran BBM bersubsidi di Sum­bar dapat berjalan de­ngan baik, transparan, serta tepat sasaran guna men­dukung kesejahteraan ma­syarakat dan stabilitas eko­nomi daerah,” tutupnya. (*)