BERITA UTAMA

Sopir Truk Pakan Ayam Meninggal usai Ganti Ban, Korban Mengeluh Sesak Nafas

×

Sopir Truk Pakan Ayam Meninggal usai Ganti Ban, Korban Mengeluh Sesak Nafas

Sebarkan artikel ini
MENINGGAL— Jenazah korban Amsir (58) saat berada di RSUD Prof Dr M Ali Hanafiah, Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METROSeorang sopir truk Colt Diesel yang mengangkut pakan ayam ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraan yang dikemudikannya saat terparkir di pinggir Jalan Raya Batusangkar–Ombilin, Jorong Padang Data, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanahdatar, pada Sabtu sore (13/6).

Sebelum ditemukan de­ngan tubuh yang sudah kaku, korban bernama Am­sir (58), seorang sopir asal Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padangpariaman, sempat mengeluh sesak nafas usai mengganti ban truknya.

Rekan korban sesama sopir truk dibantu warga setempat, langsung membawa korban ke Rumah Sa­kit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr M Ali Hanafiah, untuk memastikan kondisinya. Sayangnya, setelah diperiksa dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.

Tak berselang lama, Polisi yang mendapatkan laporan adanya kejadian itu, mendatangi rumah sakit untuk memintai keterangan dari dokter terkait penyebab kematian korban dan melakukan olah TKP di lokasi truk korban terparkir.

Kapolres Tanahdatar melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Iqbal, membenarkan adanya pe­ris­tiwa tersebut. Menurutnya, kejadian bermula sekitar pukul 15.30 WIB ketika truk korban mengalami kendala teknis pada bagian ban.

Baca Juga  490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN, Menkeu Purbaya Kaji Tambahan Anggaran

“Korban kemudian meng­hentikan truk Colt Diesel roda enam tersebut di pinggir jalan guna mengganti ban secara mandiri. Proses mengganti ban truk secara manual, membuat kor­ban kelelahan dan se­sak nafas,” kata Iptu Iqbal, Minggu (14/6).

Setelah selesai mengganti ban, kata Iptu Iqbal menambahkan, warga setempat bernama Eli melihat gelagat yang tidak biasa dari korban. Eli melihat korban tampak mengalami sesak napas yang cukup hebat dan terlihat sangat kelelahan akibat aktivitas fisik tersebut.

“Melihat kondisi Amsir seperti itu, Eli menyarankan korban untuk beristirahat di pondok tempat ia berjualan buah. Pondok tempat jualan buah milik Eli tersebut kebetulan berada tidak jauh dari lokasi truk korban terparkir,” ungkap Iptu Iqbal.

Namun, kata Iptu Iqbal, setelah beberapa menit beristirahat di pondok buah milik warga, korban memilih untuk berpindah tempat dan kembali masuk ke da­lam kabin truknya yang diparkir di pinggir jalan. Sekitar pukul 16.45 WIB, seorang rekan sesama sopir bernama Wahyu tiba di lokasi kejadian dengan mengemudikan truk Colt Diesel lainnya.

Baca Juga  Mayat Tertelungkup di Belakang Basarnas Padang

“Wahyu yang melihat truk korban terparkir, kemudian menghentikan ken­daraannya tepat di dekat truk milik Amsir. Pada saat itulah, Eli yang menghampiri Wahyu dan memberitahukan kondisi kesehatan rekannya tersebut,” ujar Iptu Iqbal.

Dikatakan Iptu Iqbal, mendengar informasi itu, Wahyu bersama Eli langsung bergegas mendekati bilik kemudi kabin truk korban. Mereka berniat untuk mengecek langsung ba­gaimana kondisi terkini dari Amsir yang sedang beristirahat di dalam mobil.

“Namun, ketika Wahyu dan Eli mendekati kenda­raan korban, korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di dalam kabin truk. Warga dan rekan korban membawa korban ke RSUD Prof Dr M Ali Hanafiah.  Setibanya di rumah sakit, tim medis memastikan korban meninggal dunia. Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya,” pungkas Iptu Iqbal. (*)