PDG.PARIAMAN, METRO–Tragis. Seorang perempuan lajang ditemukan tewas mengambang di saluran irigasi Korong Siguhung, Nagari III Koto Aur Malintang Utara, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padangpariaman, (24/10) sekitar pukul 10.00 WIB.
Sebelum ditemukan tewas mengambang, korban bernama Leni Marlina (33) yang juga merupakan warga Korong Siguhung ini, sempat tidak pulang semalaman ke rumahnya. Bahkan, keluarganya pun sudah berusaha mencari korban hingga tengah malam.
Namun, pagi harinya keluarga korban kembali melanjutkan pencarian sampai korban ditemukan dengan kondisi tak bernyawa. Sontak saja, warga setempat dibuat gempar dengan penemuan mayat hingga berdatangan ke lokasi lalu membantu mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas.
Kapolsek Lubuk Basung AKP Gusnawar didampingi Plt Kasi Humas Polres Agam Ipda Ismail Florensis membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut. Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya bernama Wanfandri.
“Jadi, kakak korban berusaha mencari adik perempuannya itu sejak Senin malam karena tidak kunjung pulang ke rumah. Padahal, biasanya korban kalau sudah menjelang sore sudah berada di rumah, namun pada Senin malam itu korban tidak kunjung pulang ke rumah,” ungkap Ipda Ismail.
Ipda Ismail menambahkan, khawatir terjadi sesuatu menimpa adiknya, Wanfandri pun berusaha mencari korban ke rumah sanak saudaranya dan ke lokasi-lokasi yang biasa dikunjungi korban. Tapi, pada malam itu, korban tidak berhasil ditemukan oleh Wanfandri.
“Pada Selasa pagi, kakak korban melanjutkan pencarian korban di kampungnya itu. Setelah beberapa jam mencari, akhirnya korban berhasil ditemukan di saluran irigasi dengan kondisi sudah meninggal dunia. Tubuh korban mengambang di saluran irigasi tersebut,” ujar Ipda Ismail.
Melihat adiknya tewas mengambang, kata Ipda Ismail, kakak korban langsung berteriak histeris hingga membuat warga berdatangan ke lokasi. Warga pun beramai-ramai mengevakuasi jenazah korban dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Lubuk Basung
“Mendapat laporan itu, jajaran Polsek Lubuk Basung langsung mendatangi lokasi kejadian dan membawa jenazah korban ke Puskesmas Lubuk Basung. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, dokter pemeriksaan menyampaikan tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban,” jelas Ipda Ismail.
Ipda Ismail menuturkan, setelah kejadian itu, Kapolsek Lubuk Basung menghubungi Polsek VI Koto Malintang Polres Pariaman tentang kejadian tersebut karena secara administrasi TKP dan rumah korban berada di wilayah hukum Polres Pariaman.
“Menurut keterangan kakak korban, korban memang mempunyai riwayat penyakit gangguan mental semenjak kecil juga menderita penyakit epilepsi atau ayan. Kini korban sudah dibawa ke rumah duka dan rencananya akan dimakamkan pada hari ini juga (kemarin-red),” tutupnya. (pry)






