PADANG, METRO—Dalam suasana banyak persoalan yang belum rampung, terutama adanya dua koperasi beroperasi di Pelabuhan Teluk Bayur, berakibat tergerusnya pendapatan Koperbam Telukbayur. Begitu pula adanya program penilaian koperasi yang dinilai sarat muatan politis tidak mengenakan atau dipaksakan demi untuk kepentingan tertentu.
Padahal dalam penilaian koperasi harus sesuai dengan pentunjuk pelaksanaan (Juklak) yang dikeluarkan oleh Kementerian Koperasi No.1 Tahun 2025, salahsatu isinya adalah bila sudah ada koperasi yang eksis, maka tak ada lagi penilaian koperasi hanya pengawasan dan pembinaan.
Belum lagi persoalan upaya hukum yang sudah dilakukan pihak Koperbam Telukbayur melalui pengurus, mulai dari putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang hingga Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan yang sudah memiliki ketetapan hukum tetap. Semua pihak seakan tutup mulut dan tutup telinga.
Tapi, Koperbam Telukbayur tak menyerah begitu saja. Pengurus bersama TKBM secara nasional terus bergerak hingga tingkat pusat, sehingga akan nampaknya nantinya permainan kotor dan kebobrokan selama ini. Yang jelas pada Selasa (31/3), berkat kerja sama semua anggota kita dapat menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperbam Telukbayur.
“Alhamdulillah dapat menggelar RAT tahun buku 2025 dengan sukses. Bahkan berkat tepat waktu penyelanggaraan RAT itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Fauzan Ibnovi melalui Kabidnya Afridal menyerahkan sertifikat penghargaan,” ujar Ketua Koperbam Telukbayur Chandra, didampingi Sekretaris Nursal Uce, M, SH kepada POSMETRO usai kegiatan di Gedung Budi Mulia, Selasa (31/3) kemarin.
Ditambahkan Nursal Uce M, bahwa pada RAT Tahun Buku 2024 ini jumlah pesertanya yang hadir sekitar 230 orang, dari 438 jumlah anggota yang tercatat pada akhir tahun lalu.
“Alhamdulillah, RAT yang mulai pada pukul 09.30 WIB itu selesai pada pukul 11.45 WIB, ujar Nursal Uce M.
Sementara Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Padang Irwan Basir Dt Rajo Alam, SH, MM, saat menyampaikan sambutannya mendukung upaya yang dilakukan pengurus dan anggota Koperbam Telukbayur. Bahkan Irwan Basir menyoroti keberadaan pembina koperasi yang seakan tak peduli, lepas tangan begitu saja.
Irwan menilai kondisi kekinian yang serba abu-abu, diminta kekompakan seluruh anggota.
“Pembina dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang diminta untuk melakukan pembinaan yang secara menyeluruh. Pemerintah itu adalah pembina yang menggerakan koperasi. Jangan campur adukan persoalan kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dengan kepentingan orang banyak,” tegas Irwan Basir.
Irwan Basir mengatakan, tampaknya saat ini apa yang dialami Koperbam Telukbayur sejak 2023 hingga kini, memang seperti itu. Mencampur adukan persoalan lain sehingga tidak ada kepastian hukum yang diperoleh oleh pihak Koperbam Telukbayur. Banyak program akal akalan yang dilakukan atas nama peraturan. “Ini sangat riskan sekali,” keluh Irwan Basir.
Mengenai adanya koperasi yang baru tumbuh kata Irwan Basir, tidaklah segampang itu. Sesuai surat edaran menteri Koperasi, tidak mudah. Adanya koperasi tentu ada prosesnya, ada syarat, ada legitimasi, badan hukum, ada induknya dan melalui proses yang jelas. Jadi tidak dipaksakan demi kepentingan kelompok atau oknum pengusaha yang ingin menguasai sebuah objek tertentu. Ini konyol dan memalukan sekali.
“Koperbam Telukbayur memiliki sejarah panjang dan bagian historis bongkar muat di Pelabuhan Telukbayur,” tegas Irwan Basir.
Di tempat yang sama, Afridal, mewakili dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang mengatakan, RAT yang sudah dilakukan Koperbam Telukbayur merupakan bukti tanggungjawan pengurus pada anggota. Untuk itu Kadis Koperasi dan UMKM Fauzan Ibnovi memberikan sertifikat penghargaan.
Ke depan Koperbam Telukbayur lebih maju lagi dan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota.
“Untuk itu Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang mengajak Koperbam Telukbayur berkolaborasi dengan Koperasi Merah Putih (KMP) sehingga memberikan dampak yang lebuh maksimal lagi,” ucap Afridal.
Pada acara RAT ini juga dihadiri oleh Ketua F.SPTI-SPSI Sumbar Yunisman, Ketua F.SPTI Kota Padang Zakirrudin dan anggota Polsek Kawasan. (ped)






