BERITA UTAMA

Pemukiman Warga di 5 Kelurahan Bungus Teluk Kabung Rendam Banjir

×

Pemukiman Warga di 5 Kelurahan Bungus Teluk Kabung Rendam Banjir

Sebarkan artikel ini
RUMAH WARGA TERENDAM— Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) meluapkan aliran sungai hingga merendam pemukiman warga di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Pemko meminta warga tetap waspada dalam beberapa hari ke depan.

BUNGUS, METRO –Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) meluapkan aliran sungai hingga merendam pemukiman warga di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Banjir yang datang secara cepat ini menyasar rumah-rumah di lima kelurahan, yakni Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, hingga Teluk Kabung Tengah.

Camat Bungus Teluk Kabung, Afridon, mengonfirmasi bahwa luapan air mulai membasahi pemukiman warga menjelang siang hari akibat tingginya curah hujan yang bertahan cukup lama.

“Pada Senin (3/8) sekitar pukul 11.00 WIB telah terjadi curah hujan yang sangat tinggi. Intensitas hujan yang sangat tinggi tersebut mengakibatkan banjir di sebagian rumah warga,” ujar Afridon saat memberikan keterangan terkait kondisi terkini di wilayahnya, Senin (3/8/2026).

Berdasarkan penda­taan sementara di lapangan, luapan air meluas ke beberapa titik krusial. Di Kelurahan Bungus Selatan, genangan air merendam kawasan Jalan TMMD dekat Rumah Makan Trans Padang (RT 001/RW 001).

Sementara itu, wilayah Bungus Barat mencatatkan titik dampak paling padat, mulai dari Perumahan Abraka (RT 001/RW 008), area RT 001/RW 007, RT 002/RW 005, hingga fasilitas publik di Pasar Pagi Bungus Barat.

Tak hanya itu, banjir juga menggenangi kawasan Teluk Kabung Utara meliputi RT 002/RW 001, RT 001/RW 004, serta kawasan Perumnas Cindakir. Di Kelurahan Bungus Timur, air menutup jalan utama yang mengganggu akses mobilitas warga, sementara di Kelurahan Teluk Kabung Tengah air merendam kawasan pemukiman di RW 001.

Baca Juga  Jaga HET Migor, Mendag dan Polri Bakal Tindak Tegas Oknum Penimbunan

Menghadapi situasi darurat ini, pihak kecamatan langsung mengerahkan tim gabungan ke titik-titik bencana. Langkah evakuasi mendesak dan pendataan warga terdampak terus diprioritaskan guna meminimalkan risiko bahaya, terutama bagi lansia dan anak-anak.

“Kami dari pihak kecamatan bersama stakeholder terkait dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Bungus Teluk Kabung terus berupaya maksimal mendampingi serta membantu warga di lokasi terdampak. Kami juga mengimbau seluruh warga untuk tetap meningkatkan kewaspa­daan apabila intensitas hujan kembali meningkat,” tambah Afridon, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga di tengah cuaca yang belum menentu.

Pantau Evakuasi Warga

Sebelumnya, Wako Fadly Amran bersama Wawako Maigus Nasir, menyisir wilayah terdampak banjir, Senin (3/8). Langkah cepat ini diambil guna memastikan penanganan darurat dan proses eva­kuasi warga berjalan optimal usai hujan berintensitas tinggi mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Padang sejak siang hingga sore hari.

Fadly menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang diinstruksikan bergerak sigap merespons dampak luapan sungai. “Kami terus memantau perkemba­ngan di lapangan dan me­ngerahkan seluruh personel serta sumber daya yang diperlukan agar penanganan banjir berjalan cepat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kita,” ujar Fadly di sela-sela pe­ninjauan di Guo, Kelurahan Kuranji.

Baca Juga  Dinkes Sumbar Sosialisasikan Prokes, Semua Harus jadi Kader Tanggap Covid-19

Fadly Amran juga berkoordinasi secara maraton dengan perangkat daerah terkait untuk mempercepat distribusi bantuan dan pemenuhan kebutuhan mendasar warga. Tak lupa, ia mewanti-wanti masya­rakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan, agar tetap siaga.

“Kepada masyarakat diimbau untuk tetap was­pada, mengutamakan keselamatan, dan segera mengikuti arahan petugas apabila diminta mengungsi atau menjauhi lokasi yang berpotensi membahayakan,” imbaunya.

Pembagian tugas penanganan juga terlihat di lapangan. Di saat Wali Kota meninjau kawasan Kuranji, Wawako Maigus Nasir bergerak menyisir kawasan Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Kedatangan Maigus bertujuan menyapa langsung warga yang terdampak sekaligus memastikan pergerakan tim penanggulangan bencana di titik tersebut berjalan tanpa hambatan.

Proses evakuasi dan pendataan hingga malam hari masih terus dipacu oleh tim gabungan. Kendati demikian, tingginya gena­ngan air di beberapa kawasan sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menjangkau seluruh lokasi terdampak.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan kondisi terkini penanganan bencana di lapangan saat dihubungi via telepon. “BPBD bersama OPD terkait serta pemerintah kecamatan dan kelurahan terus menge­vakuasi warga yang masih terjebak di lokasi terdam­pak,” jelas Hendri. (oza)