PADANG, METRO —Program Pesantren Ramadhan secara resmi telah dipindahkan dari sekolah ke rumah ibadah terdekat masing-masing sekolah yang ada di Kota Padang. Sebanyak 87.304 pelajar se-Kota Padang akan mengikuti proses belajar mengajar (PBM) di masjid atau mushalla terdekat rumah mereka.
Pemerintah Kota Padang secara resmi meluncurkan program Pesantren Ramadhan 1445 H, Jumat (1/3), yang ditandai dengan menabuh gendang tambua oleh Wali Kota Padang Hendri Septa bersama unsur Forkopimda di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (1/3). Kegiatan tersebut akan diikuti ribuan pelajar se-Kota Padang.
Dalam kesempatan itu, Wako Hendri mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pesantren ramadhan ini merupakan momentum untuk menguatkan diri dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Selain itu, ini juga sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang, Insya Allah selalu istiqamah dalam melaksanakan pendidikan keagamaan bagi anak-anak kita,” terang Hendri Septa.
Kepala Kemenag Kota Padang Edy Oktafiandi mengatakan, selain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, pesantren ramadhan juga merupakan upaya untuk menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Ini sebagai solusi kita menyiapkan generasi, mensukseskan Pesantren Ramadhan agar anak kita terbentuk menjadi anak yang berakhlakulkarimah,” terangnya.
Sementara, Kabag Kesra Setda Kota Padang, Jasman menjelaskan Pesantren Ramadhan ditahun ini mengangkat tema “Melalui Pesantren Ramadhan 1445 H/2024 M Wasilah Melahirkan Kepemimpinan Islami pada Generasi Muda Kota Padang”, yang akan dilaksanakan pada 14 Maret hingga 5 April.
“Pesantren diikuti 87.304 pelajar yang terdiri dari siswa SD/MI (dari kelas IV-VI) hingga SMP/MTS dan SMA, dengan melibatkan hampir 1.800 masjid dan mushalla yang tersebar di Kota Padang,” jelasnya.
Saat pencanangan Pesantren Ramadhan tersebut juga dilaksanakan Tausyiah Akbar bersama Tengku Amri Fatmi Anziz yang diikuti oleh pelajar dan ASN di lingkungan Pemko Padang. (brm)






