PAYAKUMBUH, METRO—Bangunan kafe, kedai nasi dan warung pecel lele, di kawasan Ngalau, Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, ludes dilalap si jago merah, Minggu (24/5), sekitar pukul 05.00 WIB. Beruntung, insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Mirisnya, kebakaran itu diduga dipicu adanya unsur kesengajaan. Dari peristiwa itu, polisi mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembakaran. Hingga kini, belum diketahui identitas pelaku pembakaran termasuk motifnya.
Kasat Pol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi “Centong” Novita saat meninjau lokasi kebakaran, menyebutkan bahwa dari informasi yang beredar ada orang yang sengaja melakukan pembakaran.
“Kejadian kebakaran pada subuh tadi menghanguskan tiga bangunan, ada 2 warung makan serta 1 kafe yang cukup fenomenal di Kota Payakumbuh. Informasinya ada yang sengaja membakar kafe tersebut,” ucap Dewi didampingi Sekretaris Satpol-PP, Ricky Zaindra dan Kabid Damkar Kota Payakumbuh, Firman Deni Hadi, Minggu (24/5).
Dewi menambahkan, pascamendapatkan informasi adanya kebakaran, pihaknya bergerak cepat melakukan pemadaman, sehingga api dapat dipadamkan setelah satu setengah jam kemudian.
“Kita lakukan pemadamam selama satu setengah jam, Alhamdulillah tidak ada kendala karena kendaraan belum ramai saat itu,” tutup mantan Camat Payakumbuh Timur dan Latina itu.
Sementara Afrianto, pemilik kedai nasi yang menjadi korban kebakaran, membenarkan bahwa api pertama kali muncul dari kafe. “Api muncul dari bagian depan kafe, saya tidak tahu penyebabnya, saat kejadian warung kami sudah buka,” ujarnya.
Terpisah, Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo membenarkan pihaknya mengamankan satu orang pria yang diduga melakukan pembakaran di Cafe tersebut.
“Telah kita amankan satu orang pria terkait kebakaran yang terjadi subuh tadi, masih kita minta keterangan,” ucap Kapolres melalui Kasat Reskrim, Iptu Andrio Surya Putra Siregar didampingi Kanit Reskrim, IPDA. Defri.
Sementara saat ditanya terkait adanya informasi yang menyebutkan dugaan terjadinya pembakaran ,kafe karena cekcok akibat perempuan, Kasat Reskrim belum mau berspekulasi lebih jauh. “Nanti, nanti akan segera kami kabari lebih lanjut,” ucapnya. (uus)






