PADANG, METRO — Pemerintah Kota (Pemko) Padang memanggil seluruh jajaran pegawai hingga masyarakat luas untuk merapatkan barisan dalam aksi kemanusiaan membantu korban bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah nyata ini ditegaskan melalui Surat Edaran Nomor: 000/1/DINSOS-PDG/2026 tentang Pengumpulan Donasi Bantuan Kemanusiaan Bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur dan Sekitarnya.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa aksi peduli ini berangkat dari rasa empati mendalam atas musibah yang menimpa warga NTT pada 15 Agustus 2026 lalu.
“Musibah yang terjadi di NTT merupakan duka kita bersama. Karena itu, kami mengajak jajaran Pemko Padang dan masyarakat yang ingin berdonasi untuk memberikan bantuan guna meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Fadly Amran, Kamis (20/8/2026).
Langkah penggalangan donasi ini juga menjadi cermin dari ingatan kolektif warga Kota Padang. Memori kelam saat gempa besar mengguncang Ranah Minang pada 2009 silam membuat solidaritas antardaerah terasa makin erat.
“Kota Padang sendiri adalah salah satu kota yang memiliki potensi bencana cukup tinggi, dan sudah beberapa kali menghadapi bencana. Sehingga kami bisa ikut merasakan kesulitan yang dihadapi saudara-saudara kita di NTT,” kata Wali Kota.
Lebih lanjut, Fadly mengingat kembali betapa berharganya uluran tangan dari berbagai penjuru tanah air saat Padang berada dalam masa-masa terpuruk belasan tahun silam.
“Ketika Kota Padang dilanda bencana gempa pada 2009 silam, banyak pihak datang membantu dan memberikan dukungan kepada masyarakat kita. Karena itu, hari ini sudah sepatutnya kita menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang sama kepada saudara-saudara kita di NTT,” tuturnya.
Aksi tanggap ini sekaligus melengkapi inisiatif kearifan lokal yang sudah berjalan sebelumnya. Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) diketahui telah mendistribusikan bantuan tahap awal berupa 700 kilogram rendang untuk para pengungsi di lokasi bencana.
“Donasi bersifat sukarela tanpa ada paksaan. Sebelumnya LKAAM sudah mengirimkan 700 kg rendang. Berapapun hasil donasi ini nantinya semoga bisa menambah bantuan yang akan dikirimkan,” ungkap Fadly.
Bagi masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak menyisihkan sebagian rezekinya, Pemko Padang menyediakan kemudahan kanal donasi resmi. Bantuan uang tunai dapat disalurkan langsung melalui rekening Bank Nagari atas nama BAZNAS KOTA PADANG di nomor rekening 1001.0210.04647.4. Selain itu, penyalur bantuan juga dapat memanfaatkan kemudahan pemindaian kode QRIS BAZNAS yang telah dilampirkan dalam surat edaran resmi Pemko.
Wali Kota berharap, semangat kepedulian bersama ini dapat mengalir lancar dan meringankan penderitaan warga yang sedang bertahan di posko-posko pengungsian.
“Kami berharap kepedulian berbagai pihak dapat memberikan manfaat bagi para korban, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas antarsesama. Mudah-mudahan bantuan yang terkumpul nantinya dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” pungkasnya. (oza)






