METRO SUMBAR

Pemkab Pasaman dan Forkopimda Turun Langsung, 2.500 Masker Gratis Dibagikan pada Warga

×

Pemkab Pasaman dan Forkopimda Turun Langsung, 2.500 Masker Gratis Dibagikan pada Warga

Sebarkan artikel ini
BAGI MASKER— Pemkab Pasaman bersama Forkopimda dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasaman turun langsung membagikan sekitar 2.500 masker gratis kepada masyarakat, Kamis (17/9).

PASAMAN, METRO— Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat merespons kondisi kualitas udara yang menjadi perhatian di sejumlah wilayah Sumatera Barat.  Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ma­sya­rakat, Pemkab Pasaman bersama Forkopimda dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pa­sa­man turun langsung mem­­bagikan sekitar 2.500 mas­ker gratis kepada ma­sya­rakat, Kamis (17/9).

Aksi pembagian mas­ker tersebut dipusatkan di sepanjang Jalan Jenderal Su­dirman, Lubuk Sikaping, dengan menyasar ma­sya­rakat yang beraktivitas maupun pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda untuk meningkatkan perlindungan masyarakat di tengah kondisi udara yang berpotensi terdampak ka­but asap.

Data kualitas udara yang tersedia untuk wila­yah Sumatera Barat me­nun­jukkan kondisi yang perlu diwaspadai. Pada 17 September 2026, pemantauan AQICN mencatat kualitas udara Kota Padang berada di sekitar AQI 162, kategori tidak sehat berdasarkan skala US AQI.

Sementara peman­tau­an­ untuk Lubuk Sikaping melalui IQAir menggu­nakan pemodelan berbasis satelit, sehingga angka tersebut tidak dapat disamakan dengan pengukuran langsung melalui stasiun pemantauan darat. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sehari sebelumnya, sejumlah wi­la­­yah Sumatera Barat juga dilaporkan mengalami ka­but asap dengan tingkat kua­litas udara yang mem­bu­ruk.

Baca Juga  Kepala Pelaksana BPBD Terima Kedatangan Ketua Yayasan Jemari Sakato, Bicarakan Soal Kesiap Siagaan Warga

Di tengah situasi tersebut, Pemkab Pasaman bersama Forkopimda memilih langkah preventif dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Keterlibatan seluruh OPD juga menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Antusiasme masya­ra­kat ter­lihat saat petugas mem­ba­gikan masker secara lang­­sung kepada pengendara maupun warga yang beraktivitas di sepanjang Jalan Jenderal Su­dir­man.

Masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Sejumlah warga juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan Forkopimda yang hadir langsung memberikan perlindungan, terutama ketika kondisi udara menjadi perhatian.

Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian Dalimunthe, mengatakan pembagian masker tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masya­rakat. “Ki­ta ingin pemerintah hadir di tengah masyarakat, terutama ketika kondisi ling­kungan seperti kualitas uda­ra sedang menjadi perha­tian. Masker yang kita bagikan ini memang sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat mem­berikan perlindungan bagi ma­sya­rakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Wabup.

Menurutnya, keterlibatan seluruh OPD bersama Forkopimda menunjukkan bahwa perlindungan ma­sya­rakat merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin masyarakat meng­hadapi kondisi tersebut sendirian. “Harapan kita, kegiatan ini dapat membantu masyarakat se­kaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan lingkungan. Kita juga mengajak seluruh masyarakat Pasaman untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mengurangi aktivitas yang dapat memperburuk kualitas uda­­­ra, dan tetap mengikuti informasi resmi terkait kondisi udara,” lanjut Pa­rulian.

Baca Juga  Ponari Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Pembagian sekitar 2.500 masker tersebut se­ka­ligus menjadi pesan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda me­ngam­bil langkah antisipatif ketika kondisi udara berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat. Pemkab Pasaman juga mengimbau ma­sya­rakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang sensitif terhadap gangguan kualitas udara.

Masyarakat yang harus ber­aktivitas di luar ruangan di­harapkan menggu­nakan mas­ker dan mem­per­tim­bang­kan kondisi uda­ra sebelum melakukan ak­tivitas dalam waktu la­ma.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kesehatan masyarakat Pasaman. Di tengah dinamika kualitas udara Sumatera Barat, sinergi Pem­kab Pasaman bersama For­kopimda diharapkan mampu memberikan perlindungan sekaligus me­ningkatkan kesadaran ma­sya­rakat untuk bersama-sama menjaga ling­kungan. Pemerintah bergerak, For­kopimda bersinergi, ma­sya­ra­kat terlindungi. Di tengah kabut asap, kewas­pada­an dan kepe­du­lian menjadi per­tahanan ber­sama.( ped/rel)