BERITA UTAMA

Pemancing Lihat Mayat Pria di Muaro Padang, Sempat Mengambang lalu Tenggelam

×

Pemancing Lihat Mayat Pria di Muaro Padang, Sempat Mengambang lalu Tenggelam

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN-Tim SAR Gabungan menyisir kawasan Muaro Padang setelah pemancing melihat mayat mengambang lalu tenggelam.

PADANG, METRO–Sesosok mayat pria dengan mulut berbusa sempat terlihat mengambang oleh warga yang sedang memancing di aliran Su­ngai Batang Arau, kawasan dermaga Muaro Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (27/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

Usai melihat mayat me­ngambang, pemancing yang diketahui bernama Michael (33) berupaya me­minta tolong kepada Awak Buah Kapal (ABK) di sekitar dermaga. Sayangnya, be­lum sempat diangkat, mayat yang mengambang itu kembali tenggelam.

Informasi adanya ma­yat yang sempat terlihat mengambang itupun sem­pat membuat gempar ma­syarakat setempat, hingga berbondong-bondong da­tang ke lokasi. Bahkan, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI dan Polri sudah berdatangan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Baca Juga  Puskesmas Ambacang Sediakan Ruangan Khusus CKG Bernuansa Ultah

Dari data yang berhasil dihimpun, mayat yang sem­pat terlihat mengam­bang diketahui bernama Eri alias Kobeng (46), warga Pegambiran Arai Pinang, RT 03, RW 05, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Pa­dang. Bahkan, istri dari korban, Warni, juga sudah berada di lokasi untuk me­lihat proses pencarian.

“Saya lagi memancing, tiba-tiba ada jasad pria me­ ngambang di sekitar kapal yang tengah ber­sandar di dermaga Muaro Padang. Saya lihat mulut pria yang mengambang itu berbusa, kemudian teng­gelam ke dasar sungai,” kata salah seorang saksi mata, Michael kepada war­tawan.

Menurut Michael, saat melihat ada mayat pria yang mengambang itu, ia sempat dibuat kaget dan ketakutan. Ia langsung berteriak meminta tolong kepada para ABK yang ada di sekitar dermaga.

Baca Juga  Kejati Sumbar Usut Dugaan Penyimpangan Ganti Rugi Lahan Tol Padang-Sicincin, Aset Pemkab Dibayar ke Perorangan, 6 Pejabat sudah Diperiksa

“Saya benar-benar ter­peranjat dan kaget dengan peristiwa itu. Setelah saya teriak, ABK dan warga ber­datangan. Saya berita­hukan kalau saya melihat ada ma­yat mengambang tapi sudah keburu teng­gelam sebelum diangkat,” ujar Michael.

Sementara, Kepala Sek­si Operasi (Kasi Ops) Kan­tor SAR Padang, Mahmud Afan­di mengatakan, sete­lah men­dapatkan laporan ada­nya orang tenggelam di Mu­a­ro Padang, pihaknya lang­sung mengerahkan personel dan peralatan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

“Kami mengerahkan tujuh personel ke lokasi kejadian. Pencarian pada malam hari sangat riskan jika dengan penyelaman. Meski begitu, kami tetap melakukan pencarian de­ngan menggunakan Aqua Eye,” katanya. (cr2)