PAYAKUMBUH/50 KOTA

Payakumbuh Optimalkan TKD untuk Mitigasi Bencana dan Pembangunan, Mendagri Apresiasi Solidaritas Daerah

×

Payakumbuh Optimalkan TKD untuk Mitigasi Bencana dan Pembangunan, Mendagri Apresiasi Solidaritas Daerah

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI—Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Sekretaris Daerah, Asisten III, dan perangkat daerah terkait secara virtual dari Aula Riza Falepi, Jumat (13/6) lalu.

PAYAKUMBUH, METRO–Pemerintah Kota Pa­yakumbuh menyiapkan lang­kah optimalisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp116,96 miliar yang diberikan pemerintah pusat untuk mem­perkuat mitigasi bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat me­mimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Bencana di Sumatera yang diikuti

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wa­kil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Sekretaris Daerah, Asisten III, dan perangkat daerah terkait secara virtual dari Aula Riza Falepi, Jumat (13/6) lalu.

Dalam arahannya, Men­dagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan tambahan anggaran kepada pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Su­matera Barat guna mempercepat penanganan dam­pak bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan daerah.

Tito mengapresiasi da­erah yang menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas melalui dukungan bantuan kepada wilayah yang terdampak bencana. “Terima ka­sih kepada kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam mem­bantu daerah terdampak bencana. Bantuan seperti ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan masyarakat,” kata Tito.

Baca Juga  Kunjungi Kelurahan NDB, Disambut Tari Barongsai, Silek, dan Carano

Berdasarkan arahan pemerintah pusat, tambahan TKD bagi daerah yang tidak terdampak langsung bencana diarahkan untuk mendukung se­jumlah program prioritas, antara lain mitigasi dan kesiapsiagaan potensi bencana, penanaman pohon dan perbaikan ling­kungan, bantuan keuangan kepada daerah terdampak bencana, pe­ngen­dalian inflasi, pemulihan ekonomi, pemba­ngunan dan pemeliharaan sarana-prasarana, serta dukungan relokasi dan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana.

Bagi masyarakat Kota Payakumbuh, pemanfaatan tambahan TKD tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, perbaikan kualitas lingkungan, pe­nguatan infrastruktur pe­layanan publik, pengendalian harga kebutuhan pokok, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.

Selain memperkuat program pembangunan dan ketahanan daerah, Pemerintah Kota Payakumbuh juga menunjukkan komitmen solidaritas antardaerah dengan mengalokasikan bantuan ke­uangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Aceh Sing­kil, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang terdampak ben­cana.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan pemerintah pusat melalui tambahan TKD tersebut. “Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui tambahan Transfer ke Daerah. Dukungan ini akan kami optimalkan untuk memperkuat ketahanan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada ma­syarakat, serta mendukung berbagai program pem­bangunan yang berdampak langsung bagi warga,” katanya.

Baca Juga  Operasikan RPHM, Butuh Tenaga Teknis

Menurut Elzadaswarman, arahan pemerintah pusat sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun daerah yang tangguh terhadap berbagai potensi bencana sekaligus mampu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap bantuan yang diberikan da­pat membantu mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana. Di saat yang sama, tambahan TKD yang diterima Kota Payakumbuh juga akan menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Rapat koordinasi ter­sebut turut diikuti gubernur, bupati, dan wali kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi percepatan penanganan bencana dan pembangunan daerah di wi­layah Sumatera. (uus)