PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pasca Bimtek ASWAKADA di Batam, Wawako Nilai Kolaborasi Pusat-Daerah Tingkatkan Layanan

×

Pasca Bimtek ASWAKADA di Batam, Wawako Nilai Kolaborasi Pusat-Daerah Tingkatkan Layanan

Sebarkan artikel ini
BIMTEK—Terlihata suasana Bimtek ASWAKADA di Planet Holiday Hotel and Residence, Batam.

PAYAKUMBUH, METRO–Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pembangunan. Pe­nguatan kapasitas wakil kepala daerah juga dianggap penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif. Pandangan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman usai m­e­ngi­kuti Bimbingan Teknis Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) di Pla­net Holiday Hotel and Residence, Batam, Kamis (23/7) lalu. Kegiatan itu diikuti wakil kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Elzadaswarman me­ngatakan bimtek memberikan penguatan kapasitas mengenai tata kelola pemerintahan, advokasi kebijakan, dan kolaborasi antarpemerintah. Me­nurutnya, bekal tersebut diperlukan untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif.

Baca Juga  Selama Libur Idul Fitri 1446 Hijriah, BPJS Kesehatan Tetap Memberikan Pelayanan

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pe­ngu­a­tan kapasitas terkait tata kelola pemerintahan, advokasi kebijakan, serta strategi membangun ko­laborasi yang semakin baik antara pemerintah pusat dan daerah,” kata Elzadaswarman.

Ia menambahkan forum tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan inovasi antar­daerah. Pengalaman itu akan menjadi referensi dalam meningkatkan pe­layanan publik di Kota Payakumbuh. “Bekal yang kami peroleh akan kami implementasikan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengoptimalkan pe­lak­sanaan pembangunan di Kota Payakumbuh agar semakin efektif, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.\

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menilai peran wakil kepala daerah semakin strategis menghadapi tanta­ngan pembangunan. Ia me­­­nga­takan tata kelola pemerintahan daerah per­­lu terus disempurnakan setelah lebih dari dua dekade pe­laksanaan desentralisasi. “Substansi yang kita bahas bukan sekadar kedudukan wakil kepala daerah, melainkan bagaimana desain kelembagaan pemerintahan da­erah pasca dua dekade desentralisasi mampu bekerja lebih efektif dalam menjawab tantangan pem­­bangunan,” ujar Dede Yusuf.

Baca Juga  Dalam Pengembangan Pendidikan Anak, Himpaudi Memiliki Kontribusi Besar

Elzadaswarman berha­rap hasil bimtek dapat memperkuat sinkronisasi program pembangunan daerah de­ngan kebijakan pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi yang erat akan mendorong pe­nyelenggaraan pemerintahan yang profesio­nal, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan ma­sya­rakat. (uus)