PAYAKUMBUH/50 KOTA

Mulai 1 Maret Harga Minyak Goreng Sudah Sesuai HET di Kota Payakumbuh

×

Mulai 1 Maret Harga Minyak Goreng Sudah Sesuai HET di Kota Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
PENGAWASAN— Kabid Perdagangan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Payakumbuh, Israneldi melakukan pengawasan harga minyak goreng di sejumlah retail.

SUDIRMAN, METRO–Kabid Perdagangan Dinas Koperasi dan UM­KM Kota Payakumbuh, Israneldi, menyembut Pemerintah memberi tenggat waktu kepada retail dan pedagang di pasar tra­disional paling lambat sampai 1 Maret 2022 mendatang, untuk menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan, premium dan curah. “Sekarang ini kita melakukan pengawasan harga minyak goreng kemasan kesejumlah retail yang ada di Kota Payakumbuh. Dan harganya masih bervariasi, maka penerapan harga sesuai HET, paling lambat 1 Maret 2022. Kalau masih ditemukan harganya melebih HET, maka akan ada sanksi administrasi, teguran hingga pencabutan izin usaha,” ucapnya.

Dia menyebut, saat ini kondisi ketersediaan stok minyak goreng kemasan diberbagai retail masih cukup. Termasuk disebutkannya, ketersediaan mi­nyak goreng curah dan premium di pasar tradi­sional Payakumbuh juga tidak kurang. Hanya saja beberapa retail terpaksa membatasi konsumen da­lam membeli minyak go­reng kemasan subsidi.

Baca Juga  Menumpuk 2 Tahun, BB Ranmor Mulai Berkarat

“Dari hasil pantuan dan pengawasan kita keberbagai retail dan pasar tradisional di Kota Payakumbuh, stok ketersediaan minyak goreng kemasan, premium dan cu­rah, cukup,” jelasnya me­ngaku terus melakukan pemantauan harga di pa­sar tradisional dan pengawasan di retail.

Manager Retail Niagara, Kota Payakumbuh, Ach­mad Rifan, kepada wartawan menyebut bahwa permintaan masyarakat atau konsumen terhadap minyak goreng supsidi dari pemerintah sangat tinggi. Bahkan, masyara­kat minta Empat tetapi hanya bisa diberikan Dua. “Kadang kita membuat konsumen sedih, dia minta Empat tetapi hanya bisa dikabulkan Dua, itu karena stok minyak bersubsidi minim. Kita minta tolong kepada Pemerintah cepat bantu kita,” ucapnya me­nyampaikan keluhan konsumen kepada pemerintah melalui Kabid Perdagangan, Israneldi.

Baca Juga  Kunjungi SMKN 1 Payakumbuh, Erwin Yunaz : Kita Bantu Sekolah Kejuruan Tingkatkan Kompetensinya

Dia mengakui saat ini menjual minyak goreng kemasan dengan harga baru dan lama. “Kita siap jalankan harga dari pemerintah, harga supsidi. Sekarang kita jual dengan harga lama dan baru. Karena stok minyak bersupsidi kurang dan permintaan banyak. Kita berharap agar permintaan konsumen bisa terpenuhi sehinga mereka senang,” jelasnya. (uus)