PAYAKUMBUH, METRO—Nasib tragis dialami seorang wanita paruh baya di Kota Payakumbuh. Pasalnya, ia tewas tertabrak oleh pelajar SMP yang mengendarai sepeda motor bonceng tiga di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat,, Jumat (10/7) sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban diketahui bernama Lizawati (52) ini sempat dilarikan ke RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa korban tak terselamatkan hingga dinyatakan meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Payakumbuh, Iptu Andi Feri Purna mengatakan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Muhammad Farel yang membonceng dua temannya, melaju dari arah Tugu Adipura menuju kawasan Ngalau.
“Sepeda motor tersebut membawa dua orang penumpang, bernama Rizky Mazher dan Abdurrahman. Sementara itu, Lizawati bersama dua putrinya yaitu Poetri Najla dan Rizki Putri Rizka, menyeberang jalan dari sisi kanan menuju sisi kiri jalan,” kata Iptu Andi melalui keterangan tertulis.
Nahas, kata Iptu Andi, pada saat bersamaan, sepeda motor yang melaju di jalur kiri tersebut tidak dapat menghindari korban yang sedang menyeberang, sehingga korban tertabrak lalu terpental dan terhempas ke aspal.
“Akibat benturan tersebut, korban Lizawati terjatuh ke badan jalan. Sedangkan pengendara sepeda motor beserta kedua penumpangnya juga terjatuh setelah kendaraan yang dikendarai hilang kendali usai menabrak korban,” ungkap Iptu Andi.
Ditambahkan Iptu Andi, korban Lizawati kemudian dievakuasi ke RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah menjalani penanganan, dinyatakan meninggal dunia.
“Setelah menerima laporan adanya kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan pejalqn kaki, Unit Gakkum Satlantas Polres Payakumbuh langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan barang bukti dan memintai keterangan saksi-saksi,” jelas Iptu Andi.
Iptu Andi menuturkan, selainmenimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta. Saat ini, Satlantas Polres Payakumbuh masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.
“Pengendara sepeda motor merupakan pelajar yang belum memiliki SIM dan bonceng tiga. Kami mengimbau agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. (*)






