PAYAKUMBUH/50 KOTA

Lahirkan Inovasi, PKK Padang Data Tanah Mati Wakili Payakumbuh

×

Lahirkan Inovasi, PKK Padang Data Tanah Mati Wakili Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
TIM PENILAI PROVINSI— Wali Kota Patakumbuh Zulmaeta saat menyambut kedatangan Tim Penilai PKK Tingkat Provinsi Sumbar.

PAYAKUMBUH, METRO–Berbagai inovasi pemberdayaan keluarga, pe­nguatan ekonomi ma­sya­rakat, hingga transformasi digital yang dikembangkan Tim Penggerak PKK Kelurahan Padang Data Tanah Mati mengantarkan daerah itu mewakili Kota Payakumbuh dalam penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Su­matera Barat 2026, Rabu (3/6).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan ma­syarakat. “Gerakan PKK tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Perannya sangat penting dalam memberdayakan perempuan dan keluarga guna mewujudkan  kesejahteraan keluarga, peningkatan kesehatan, pendidikan karakter, hingga kemandirian ekonomi rumah tangga,” kata Zulmaeta saat menghadiri penilaian lomba tersebut.

Ia mengatakan Pemko Payakumbuh terus memperkuat sinergi dengan Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangu­nan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurut dia, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan di seluruh tingkatan kepengurusan PKK guna mempercepat implementasi 10 Program Pokok PKK di tengah ma­syarakat. “Partisipasi ma­syarakat dalam Gerakan PKK di Kota Payakumbuh menjadi pilar utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Zulmaeta mengatakan keluarga saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesenjangan sosial, perubahan pola pengasuhan, ancaman krisis kesehatan hingga tekanan ekonomi rumah tangga. Namun di sisi lain, perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi keluarga untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian dalam ber­bagai aspek kehidupan.

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Bupati Safaruddin dan Forkopimda Tinjau Ketersediaan Pangan

Karena itu, kata dia, kader PKK di Kota Payakumbuh mulai mengadopsi teknologi melalui aplikasi Sistem Pendataan PKK dan Dasa Wisma Terintegrasi (SIPEDATI) yang digunakan untuk mempercepat proses pendataan, pelaporan, dan pelayanan kepada masyarakat. “Ka­der PKK mengadopsi inovasi digital untuk mempercepat pelaporan dan mengoptimalkan layanan keluarga melalui aplikasi SIPEDATI,” katanya.

Selain transformasi digital, TP-PKK Kota Payakumbuh juga menjalankan berbagai program strategis yang mencakup ketahanan pangan, pe­ngembangan usaha mikro, percepatan penanganan stunting, pengenta­san kemiskinan, serta pe­ngendalian inflasi.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Mulyasni Muis Zulmaeta, yang akrab disapa Eni Zulmaeta mengatakan Kelurahan Padang Data Tanah Mati ditetapkan sebagai kelurahan terbaik dalam Lomba Gerakan PKK Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2025 sehingga berhak mewakili daerah pada tingkat pro­vinsi.

Menurut dia, keberhasilan itu tidak terlepas dari peran aktif kader dan pengurus PKK yang mampu menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Keunggulan Padang Data Tanah Mati terletak pada inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh kader bersama warga sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan ma­syarakat” katanya.

Baca Juga  Loper Payakumbuh Terima Bantuan Tas Anti Air

Ia menjelaskan salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan adalah SIPEDATI yang mendukung pengelolaan data PKK dan dasa wisma secara terintegrasi dan le­bih efektif. Selain itu, kader PKK juga aktif melaksanakan program pembinaan keluarga, pendidikan anak dan remaja, peningkatan ekonomi keluarga, keta­hanan pangan, kesehatan masyarakat, hingga pe­nguatan kelembagaan.

Di sektor ekonomi, TP-PKK Kota Payakumbuh memfasilitasi kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan fesyen internasional The Sak sejak 2025 untuk mem­perluas akses pasar produk sulaman dan rajutan hasil karya pelaku UMKM setempat. “Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan ekonomi pengrajin dan pelaku UMKM rajut serta sulam di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Pada bidang lingku­ngan, masyarakat Kelurahan Padang Data Tanah Mati mengembangkan Taman Pilah Kreatif yang mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi. Warga juga mengembangkan pro­­gram Kampung Man­diri melalui berbagai usaha produktif seperti sulaman, rajutan, tenunan, dan industri kerupuk rumah tangga yang menjadi sum­­ber pendapatan ke­luarga.(uus)