PAYAKUMBUH/50 KOTA

Komisi I DPRD Sumbar Kunker ke Payakumbuh

×

Komisi I DPRD Sumbar Kunker ke Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN KERJA— Komisi I DPRD Sumbar melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh.

POLIKO, METRO–Rombongan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Payakumbuh, terkhusus ke Dinas Komunikasi dan Informatika, Kamis (7/5). Kun­ker Komisi I DPRD Sumbar itu dalam rangka pe­ngawasan dan sinkronisasi kebijakan terutama terkait dengan Sistem Peme­rintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Rombongan yang di­pimpin Ketua Komisi I, Sa­wal, dikuti Wakil Ketua I, Abdul Rahman, Sekreta­ris, Bagas Panyusunan Nasution, Anggota, Irsyad Syafar, Indra Catri, Masrisal, Zuldafri Darma dan Aida itu disambut Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kurnia­wan Syah Putra beserta jajaran Pemko Payakumbuh lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Rida Ananda me­ngapresiasi dan menyebut kunjungan ini sebagai ben­tuk sinergi strategis antara provinsi dan kota dalam percepatan transformasi digital. “Ini momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan digital, dimana Payakumbuh telah berkomitmen mewujudkan pelayanan publik yang bersih, efektif, tran­sparan, dan akuntabel melalui SPBE,” ujar Sekda Rida.

Dia juga menyampaikan jika dirinya memahami betul bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya bersama untuk me­nyelaraskan visi pemba­ngunan digital antara pro­vinsi dan kabupaten/kota.  Kota Payakumbuh saat ini, lanjut Rida, sedang berada dalam fase akselerasi transformasi digital. “Kita tidak ingin sekadar ikut-ikutan, tetapi benar-benar ingin memanfaatkan tek­nologi untuk memperbaiki tata kelola pemerinta­han yang memberi manfaat serta kemudahan bagi masyarakat Kota Payakumbuh sebagaimana hal ini selalu ditekankan Wali Kota Zulmaeta,” Kata Sekda Rida.

Baca Juga  Perhajian di Indonesia Diperketat, Naik Haji Dua Kali, Visa Tanggung Sendiri

Sejak kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadas­warman, digitalisasi menjadi salah satu prioritas utama. Pemko Payakumbuh telah memulai de­ngan berbagai terobosan, akan tetapi tentu masih banyak yang perlu dibenahi.  “Oleh karena itu, masukan dan arahan dari Komisi I DPRD Provinsi sangat kami perlukan, terutama dalam hal sinkronisasi kebijakan, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi hingga ke tingkat kelurahan,” ung­kapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo, Kurnia­wan Syah Putra memaparkan capaian indeks SPBE Kota Payakumbuh setiap tahunnya dinilai konsisten meningkat oleh Kementerian PAN-RB  “Alhamdulillah, setiap tahun indeks SPBE Kota Payakumbuh menunjukkan tren peningkatan, ini bukti implementasi SPBE berjalan dengan baik, komitmen yang terus dijaga. Capaian itu sebagai modal untuk bergerak menuju fase transformasi digital,” ujarnya.

Dari sisi infrastruktur, lanjut Kurniawan, Pemko Payakumbuh telah memiliki backbone fiber optik yang saling terhubung. “Kita juga membangun sistem redundansi untuk memastikan jika satu jalur jaringan terganggu, masih ada jalur lain sehingga layanan publik tidak berhenti. Selain itu, kita juga memanfaatkan cloud ser­ver dari Kemkomdigi sebagai bagian dari efisiensi dan keamanan data,” ujar Kurniawan.

Di ranah aplikasi, Kurniawan katakan jika Pemko Payakumbuh telah memiliki MyKOPAY sebagai sistem terintegrasi yang menjadi tulang punggung berbagai layanan.

Ada E-Kinerja untuk penilaian kinerja pegawai secara objektif, E-SPPD untuk perjalanan dinas, SiPENTING untuk pena­nganan stunting, Sipedati untuk PKK dan dasawisma terintegrasi, hingga SiPADUKO untuk puskesmas.  “Kita juga mengembangkan BIG DATA (Beranda Informasi Geospasial Data Analitik Tematik Akurat) untuk mendukung perencanaan pemba­ngunan berbasis data,” lanjutnya.

Baca Juga  Pj Wali Kota Kunjungi RSUD Adnan WD, Pelayanan Kesehatan Masyarakat harus Terbaik

Pada 8/10/2024 lalu, ujar Kurniawan, telah dilakukan soft launching MPP Digital Kota Payakumbuh. “Dimana laya­nan perizinan berusaha melalui OSS RBA, e-KKPR, hingga SIMPAD untuk PBB perdesaan dan perkotaan, semua sudah bisa diakses secara digital, begitu juga layanan paspor, masya­rakat cukup daftar online lewat M-Paspor” Jelas Kurnaiwan

Pemko Payakumbuh juga tengah mengimplementasikan program Ta­man Digital yang terus memperluas keterhubu­ngan jaringan internet hingga kantor-kantor lurah, seperti di Koto Ta­ngah, Napar, Payolansek, dan Parambahan.  “Target kita sederhana, dimana tidak boleh ada ma­sya­rakat kota Payakumbuh yang tertinggal dalam akses layanan digital, tetunya dengan dukungan pe­nuh dari Komisi I DPRD Provinsi, kita  optimis program dan kegiatan yang kita implemantasikan ini akan bermanfaat bagi ma­syarakat Kota Payakumbuh khususnya dan Su­matera Barat pada umumnya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Sawal mengapresiasi komitmen Pemko Payakumbuh dalam mendukung reformasi birokrasi digital sebagaimana arahan prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dan menegaskan kunker kali ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan sinkronisasi kebijakan. “Kita ingin memastikan keterpaduan layanan elektronik antara provinsi dan kabupaten/kota. Pa­yakumbuh menunjukkan kemajuan nyata, terutama dalam digitalisasi la­yanan publik” katanya. Kunker Komisi I DPRD Sumbar itu juga melakukan peninjauan sejumlah aplikasi layanan digital yang telah diimplementasikan Pemko Payakumbuh, termasuk e-KKPR, Sipedati untuk PKK dan Dasawisma, serta BIG DATA.(uus)