PAYAKUMBUH/50 KOTA

Komisi C DPRD Payakumbuh, PBM Tatap Muka Terbatas Patuhi Prokes  

×

Komisi C DPRD Payakumbuh, PBM Tatap Muka Terbatas Patuhi Prokes  

Sebarkan artikel ini
TINJAU SEKOLAH—Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Armen Faindal tinjau pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas bersama Komisi C.

SUKARNOHATTA, METRO–Komisi C DPRD Kota Payakumbuh yang meru­pakan mitra Kerja Dinas Pendidikan, melakukan pemantauan Proses Bela­jar Mengajar (PBM) Tatap Muka Terbatas yang telah digelar sejak beberapa pekan terakhir.  Peman­tauan terhadap PBM ter­sebut dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Armen Fa­indal

Ketua Komisi C, Ah­mad Zifal serta tiga orang anggota Komisi C, yakni Suparman, Mustafa serta Politisi Nasdem Dua Pe­riode, Ismet Arius.

Pemantauan yang dila­kukan Selasa (31/8) pagi itu dilakukan di dua tingkatan sekolah, yakni Sekolah Dasar Negeri 06 Tarok serta SLTP N 1 Payakum­buh yang berada di Pusat Kota.

Selain memantau pe­laksanaan PBM Tatap Mu­ka Terbatas, rombo­ngan Komisi C juga me­mantau Penerapan Proto­kol Ke­sehatan yakni peng­gu­naan masker oleh war­ga sekolah, terutama Murid dan Pelajar, penye­diaan tempat cuci tangan, pe­ngukuran suhu tubuh ser­ta peserta didik yang mem­bawa bekal.

Menurut Ahmad Zifal dari dua sekolah yang didatangi, pihak sekolah cukup taat dalam me­menuhi persyaratan yang diwajibkan agar PBM Tatap Muka bisa Digelar. Murid dan Pelajar juga disiplin dalam penggunaan Mas­ker.  “Iya, dari dua sekolah yang kita kunjungi tadi, Penerapan Protokol Ke­sehatan sudah cukup baik dan telah sesuai dengan apa yang diarahkan oleh tim Covid-19 Kota Paya­kumbuh. Namun kedepan tentu kita butuh dukungan semua pihak agar PBM Tatap Muka yang telah digelar jangan sampai berulang dengan Belajar Daring,” pintanya.

Baca Juga  Peserta Lampaui Target, Diskominfo Gelar Vaksin Sapu Jagat di Kota Payakumbuh

Politis PPP itu juga me­ngingatkan Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan untuk memak­simalkan penggunaan da­na APBD sebesar 8 persen yang telah dianggarkan untuk penanganan Covid-19.  “Sebelum perubahan (APBD.red) kita lihat masih banyak dana tersisa, un­tuk itu kita minta Dinas Pendidikan memak­si­mal­kan dana yang tersisa. Kita harapkan dukungan sarana dan prasarana dari Dinas Pendidikan untuk sekolah, baik untuk penye­diaan masker maupun alat pengukur suhu dan lain­nya,” pintanya.

Sementara itu, Koor­dinator Komisi C DPRD Payakumbuh, Armen Fain­dal menyebutkan bahwa pihaknya mendukung jika nantinya PBM Tatap Muka yang saat ini digelar se­cara Terbatas bisa dilak­sanakan secara penuh dengan tidak ada lagi pembatasan jumlah murid/pelajar di dalam kelas. Namun pihaknya sekolah juga diharapkan bisa terus berbenah kearah yang lebih baik, sehingga kasus Positif Covid-19 tidak ada lagi.  “Kita mendukung agar PBM Tatap Muka bisa terus terlaksana, sebab belajar/sekolah secara Daring tidak semaksimal dibandingkan dengan ta­tap muka langsung di se­kolah. Bahkan kita juga mendukung agar PBM Tatap Muka tidak lagi di­gelar dengan jumlah pe­serta didik (murid/pe­la­jar.red) yang terbatas. Kalau bisa segera dengan jumlah penuh seperti bia­sa. Namun tentu per­bai­kan/pembenahan perlu terus dilakukan pihak se­kolah dan dinas pen­didi­kan,” ucap Politis De­mokrat tersebut.

Baca Juga  GOW Payakumbuh Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Armen yang juga Wa­kil Ketua DPRD Paya­kum­buh itu juga menyebutkan bahwa pihak sekolah di­nilai sudah siap melak­sanakan PBM Tatap Muka secara penuh, namun ten­tu masih ada hal-hal yang harus diperbaiki sambil berjalan. Saat ini di Paya­kumbuh yang telah me­mulai PBM Tatap Muka Secara Terbatas sejak be­berapa pekan lalu, ma­sih membatasi jumlah mu­rid/pelajar. Baik di­tingkat SD maupun SLTP.  (uus )