PDG. KADUDUAK, METRO–Pj. Wali Kota Payakumbuh H Rida Ananda didampingi Kepala dinas pendidikan Kota Payakumbuh DR. Dasril, S.Pd, M.Pd dan Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Edi Kusmana, menyerahkan bea siswa cerdas berkarakter kepada 530 orang siswa di Kota Payakumbuh. ”Ada 530 siswa atau murid baru yang dapat bea siswa cerdas berkarekter ini, terdiri dari 119 orang siswa TK masing-masing memperoleh 250 ribu, kemudian 294 siswa SD masing-masing 500 ribu dan 117 orang siswa tingkat SMP masing-masing menerima 600 ribu,” sebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dasril disela-sela penyerahan bea siswa di aual kantor Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh di Padang Kaduduak, Senin (7/8) sore.
Kadisdik yang dikenal ramah ini, menyebut bea siswa cerdas berkarakter ini berasal dari bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh. “Dana beasiswa ini berasal dari Zakat Guru PNS dan Pejabat serta Pegawai Dinas Pendidikan yang berzakat melalui Baznas Kota Payakumbuh sejak Januari- Agustus 2023,” ungkap Dasril.
Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Edi Kusmana, menyebut penyerahan bea siswa cerdas berkarakter untuk 530 siswa tingkat TK, SD dan SMP senilai Rp. 246.950.000-, berasal dari dana zakat guru PNS dan pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. “Melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas yang ada di Disdik Kota Payakumbuh, kita cukup bangga dan apresiasi konsistensi guru dan pegawai Disdik menyalurkan zakatnya ke Baznas,” ungkap Edi Kusmana.
Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kota Payakumbuh yang memiliki semangat perubahan dengan menerapkan konsep zakat yang berkelanjutan di Kota Payakumbuh. “Untuk saat ini UPZ kita sudah ada di Dinas Pendidikan, Kemenag dan menysul Dinas Sosial. Dan kita berharap ada disetiap Dinas di Kota Payakumbuh ini,” harap Edi Kusmana.
Disampaikan Edi Kusmana, meski mengalami tantangan, gerakan zakat terus mengalami peningkatan di Payakumbuh. “Meskipun mengalami tantangan, gerakan zakat terus mengalami peningkatan di Payakumbuh. Alhamdulillah, hal ini tentu tidak terlepas dari kerja keras pak Pj. Wako Rida Ananda kita yang memberi dampak positif pada bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa,” tutur Edi.
Pj. Wako Rida Ananda turut menyampaikan hal serupa terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa yang akan terus diupayakan sebagai solusi dari pemecahan persoalan pendidikan dan kemiskinan di Kota Payakumbuh. ”Kita akan senantiasa berupaya mendorong pemberdayaan sumber daya manusia melalui pendidikan di Payakumbuh. Keluarga miskin yang tercatat di payakumbuh masih ada sebesar 5,16%, sedangkan keluarga dengan kemiskinan ekstrem ada 41 keluarga. Hal ini akan menjadi sasaran kita bersama kedepannya,” terang Rida.
Dia juga berpesan kepada siswa-siswi yang menerima bea siswa untuk belajar yang rajin dan bersungguh-sungguh. Menurut Rida, hanya melalui pendidikan dapat merubah nasib dimasa yang akan datang. “Pesan kami kepada anak anak kami semua, mari belajar yang rajin, sungguh-sungguh dan teruslah menuntut ilmu. Karena dengan ilmu hidup akan berubah. Dan kepada orangtua untuk terus menyekolahkan anaknya sampai tamat,” sebutnya. (uus)






