LIMAPULUH KOTA, METRO —Satu rumah milik petani di Jorong Indo Baleh Timur Nagari Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, mengalami kebakaran hebat, Rabu (5/8) sekitar pukul 09.30 WIB. Musibah itu sontak menimbulkan kepanikan bagi warga di lokasi.
Pasalnya, kebakaran dengan cepat menghanguskan rumah permanen milik petani bernama Jaka Prananda (31) dan nyaris merambat ke bangunan lain yang berada di sebelahnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapat ratusan juta rupiah.
Kapolsek Luhak, Iptu Bambang Irawan mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pemilik melihat asap hitam dari ruang tamu rumahnya, hingga api terus membesar. Ia pun sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, tapi usaha tersebut gagal.
“Kebakaran tersebut diketahui sewaktu Jaka Frananda melihat asap hitam di ruang tamu rumahnya. Jakakemudian masuk kedalam rumah untuk menyelamatkan orang tuanya perempuannya lalu membawanya keluar dari rumah yang terbakar,” ungkap Iptu Bambang.
Ditambahkan Iptu Bambang, dalam hitungan menit, api cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian rumah. Jaka bersama warga lainnya, bahu membahu mengeluarkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari kebakaran itu.
“Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian. Dibantu warga, TNI dan Polri, proses pemadaman dilakukan dengan cepat untuk melokasir api. Setelah satu jam berjibaku, kebakaran itu bisa dipadamkan dan kondisi rumah mengalami kerusakan parah,” ujar Iptu Bambang.
Dalam musibah ini, Iptu Bambang memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun kerugian yang ditimbulkan sangatlah besar dan ditaksir ratusan juta rupiah.
“Penghuni rumah terpaksa mengungsi karena rumah tidak bisa lagi dihuni. Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Memasuki musim panas, masyarakat diminta tetap waspada terhadap bahaya kebakaran,” ucapnya. (uus)






