SOLOK/SOLSEL

Jamin Kestabilan Pasokan Air ke Areal Persawahan, PSDA Kebut Proyek Pembersihan Sedimen Lumpur

×

Jamin Kestabilan Pasokan Air ke Areal Persawahan, PSDA Kebut Proyek Pembersihan Sedimen Lumpur

Sebarkan artikel ini
BERSIHKAN SEDIMEN— Personel Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Solok ikut membersihkan sedimen lumpur di sepanjang jaringan Irigasi Banda Buang Sawah Solok guna mengembalikan kapasitas tampung saluran secara optimal.

SOLOK, METRO–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU­PR) Kota Solok melakukan langkah akselerasi untuk menjamin kestabilan pasokan air ke areal persawahan hilir. Melalui Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), mengebut proyek pembersihan sedimen lum­pur sekaligus pembuatan tanggul penguat di se­panjang jaringan Irigasi Banda Buang Sawah Solok guna mengembalikan ka­pasitas tampung saluran secara optimal.

Kepala Bidang PSDA, Wirda Ningsih Caniago, menjelaskan bahwa pemulihan infrastruktur ini merupakan komitmen jangka panjang pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor agraria di Kota Beras.

“Pembersihan sedimen dan penguatan tanggul di Banda Buang ini adalah langkah vital untuk mengurai sumbatan air. Kami i­ngin memastikan pasokan air ke lahan-lahan pertanian para petani kita kem­bali lancar dan andal, terutama dalam mendukung indeks pertanaman. Namun, kami juga mengimbau keras kepada para petani dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur ini, jangan buang sampah ke saluran agar manfaatnya bertahan la­ma,” tegas Wirda Ningsih.

Baca Juga  Amankan Jaringan Pengairan dari Ancaman Bencana Alam, PUPR Bangun Dinding Penahan Tebing di Sepanjang Bandar Imang Payo

Intervensi fisik ini men­desak dilakukan untuk me­ngangkat endapan tanah yang selama ini menyumbat laju aliran air menuju lahan pertanian warga. Guna memastikan seluruh pengerjaan memenuhi spe­si­fikasi teknis dan selesai tepat mutu, Dinas PUPR menurunkan tim gabungan lintas bidang yang dipim­pin oleh Kepala Bidang PS­DA, Wirda Ningsih Caniago, ST, bersama Kepala Bidang Bina Marga, Iryanto, ST, untuk melakukan pengawasan melekat di lapa­ngan, beberapa waktu lalu.

Selain pengerukan lumpur, pembangunan tanggul baru menjadi fokus utama karena berfungsi struktural dalam memperkuat din­ding saluran, mencegah risiko erosi tanah, serta membentengi areal persawahan dari ancaman banjir akibat luapan air saat intensitas hujan tinggi.

Baca Juga  Bagikan Paket Takjil Gratis, Pengurus DWP UIP, Kominfo dan ASN Turun ke Jalan

Dengan kembali normalnya fungsi jaringan Irigasi Banda Buang, distribusi air ke sawah-sa­wah milik warga dipastikan semakin merata, yang pada hulu akhirnya diharapkan mampu mendongkrak pro­duktivitas panen sekaligus me­ning­katkan kesejahte­raan e­ko­nomi keluarga petani di Kota Solok. (vko)