PDG.PARIAMAN, METRO—Warga Korong Lubuk Aur, Nagari Anduring, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, dihebohkan dengan penemuan diduga kerangka manusia di areal bekas sawah pinggir Sungai Batang Anai, Jumat pagi (24/4).
Kerangka manusia yang diduga berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan saat pemilik lahan sedang mendampingi alat berat yang membersihkan material lumpur di sawah miliknya, yang sebelumnya tertimbun akibat banjir bandang pada November 2025 lalu.
Saat proses pembersihan berlangsung, di tepi aliran Sungai Batang Anai, saksi melihat sesuatu yang mencurigakan berupa tengkorak kepala manusia. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak Nagari Anduring, lalu diteruskan ke Polsek 2X11 Kayu Tanam.
Wali Korong Lubuk Aur, Rangga membenarkan adanya penemuan kerangka tersebut. Menurutnya, penemuan berawal ketika alat berat dari Dinas Pertanian dikerahkan ke lokasi untuk memperbaiki sawah terdampak bencana galodo.
“Setelah alat berat pergi, warga bernama Safrudin menemukan tengkorak kepala. Selain tengkorak kepala, warga juga menemukan bagian tubuh lain seperti rambut dan beberapa tulang,” jelas Rangga saat dikonfirmasi wartawan.
Dijelaskan Rangga, dari temuan itu, pihaknya menduga korban berjenis kelamin laki-laki. Selain itu, tidak ada laporan warga hilang dari Korong Lubuk Aur, baik dalam waktu dekat maupun saat bencana galodo terjadi. Namun, lokasi penemuan yang berdekatan dengan titik ditemukannya empat korban meninggal saat banjir bandang 29 November 2025 lalu.
“Kami menenduga kuat kerangka tersebut merupakan salah satu korban bencana. Jaraknya hanya sekitar 20 meter dari lokasi penemuan empat mayat saat galodo,” jelas Rangga.
Terpisah, Kapolsek Enam Lingkung Iptu Deni Kurniawan mengatakan, penemuan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di tepi aliran Sungai Batang Anai, saat saksi tengah mendampingi alat berat membersihkan sedimen lumpur di sawahnya.
“Melihat adanya tengkorak kepala manusia, saksi langsung memberitahukan kepada pihak Nagari Anduring dan Polsek. Mendapat laporan tersebut, kami langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan sterilisasi area dengan memasang police line,” ungkap Iptu Deni Kurniawan.
Iptu Deni Kurniawan menuturkan, pihaknya juga melakukan pencarian lanjutan untuk menemukan bagian kerangka lainnya. Dari hasil pencarian di lokasi, ditemukan sejumlah bagian tubuh, di antaranya kerangka kepala, sebagian gigi, sebagian daging yang bercampur tanah, serta rambut.
“Seluruh temuan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang menggunakan ambulans dari Puskesmas Nagari Anduring. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Forensik dan mencocokkan DNA dari keluarga korban bencana,” tutupnya. (*)






