AGAM/BUKITTINGGI

Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

×

Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
FESTIVAL KULINER —Wagub Sumbar Vasko Ruseimy menghadiri Festival Kuliner Tradisional yang digelar di kawasan Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Minggu (21/6).

BUKITTINGGI, METRO–Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menghadiri Festival Kuliner Tradisional yang digelar di kawasan Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Minggu (21/6). Kegiatan tersebut men­­jadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Ga­dang sekaligus upaya mem­­perkuat promosi budaya, pariwisata, dan eko­nomi masyarakat berbasis kuliner tradisional.

­Dalam sambutannya, Vas­ko menegaskan kuliner merupakan salah satu identitas penting Sumbar yang memiliki kekuatan besar untuk menarik wisatawan se­ka­ligus menggerakkan pere­konomian masyarakat. Menurutnya, kuliner tradisional harus terus dijaga, di­kem­bangkan, dan dipromosikan agar semakin dikenal di ting­kat nasional maupun internasional.

“Peringatan 100 Tahun Jam Gadang bukan hanya tentang mengenang sejarah sebuah bangunan ikonik, tetapi juga tentang merayakan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Salah satunya adalah kuliner tradisional Minangkabau yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ujar Vasko.

Ia mengatakan, berbagai makanan khas Minangkabau se­perti rendang, sate Pa­dang, lamang tapai, sala lauak, katupek gulai paku, hingga galamai merupakan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan identitas masyarakat yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

Baca Juga  Sudah 28 Tahun Tak Diremajakan, Drainase Pasar Bawah Kini Dibangun Ulang

Menurut Vasko, sektor kuliner juga memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumbar terus mendorong peningkatan kualitas produk, sertifikasi, pengema­san, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pa­sar bagi para pelaku UMKM.

“Yang kita bangun bukan hanya festival, tetapi sebuah ekosistem. Ketika budaya, pariwisata, dan UMKM bergerak bersama, maka manfaatnya akan langsung di­rasakan oleh masyarakat,” katanya.

Vasko menilai Festival Kuliner Tradisional menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan produk ung­­gulan daerah kepada wi­sa­tawan sekaligus memper­kuat posisi Sumbar sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Indonesia.

Selain menyampaikan du­kungannya terhadap pelestarian budaya dan penguatan UMKM, Vasko juga menunjukkan kedekatannya dengan  masyarakat yang memadati kawasan Jam Gadang.

Baca Juga  Bupati-Wabup Agam Buka Puasa Bersama Berbagai Unsur di Surau Ka’bah Panampuang

Didampingi sang istri, Ny. Dianita Maulin Vasko, ia turut menghibur pengunjung dengan membawakan sebuah lagu di atas panggung utama festival.

Penampilan pasangan ter­sebut disambut antusias oleh ratusan masyarakat yang hadir. Suasana kawasan Jam Gadang pun semakin semarak ketika para pengunjung ikut bernyanyi dan memberikan tepuk tangan meriah sepanjang penampilan.

Bagi Vasko, festival kuliner ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk dan tradisi lokal, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan ma­sya­rakat melalui interaksi yang hangat dan penuh kebersamaan.

Menutup sambutannya, Vasko berharap Festival Ku­liner Tradisional dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan ma­sya­rakat terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Sumbar di kancah nasional dan internasional. “Kita ingin warisan budaya ini tidak hanya bertahan, tetapi terus ber­kem­bang dan memberikan manfaat bagi generasi hari ini maupun generasi yang akan datang,” tutupnya. (fan)