BUKITTINGGI, METRO— Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi terus memperkuat kemampuan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan dengan menambah armada baru. Kali ini, armada yang didatangkan berupa truk multifungsi jenis Skylift Water Cannon.
Kehadiran kendaraan tersebut diharapkan mampu mempercepat respons petugas sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Terutama ketika kebakaran terjadi pada bangunan bertingkat atau berada di lokasi yang sulit dijangkau armada pemadam konvensional.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Selasa (22/9), mengatakan armada Skylift memiliki kemampuan menjangkau ketinggian hingga 18 meter. Dengan kemampuan tersebut, kendaraan ini dapat digunakan untuk menangani kondisi darurat pada bangunan hingga sekitar empat lantai.
“Armada multifungsi ini tidak hanya untuk pemadaman api di ketinggian, tetapi juga untuk evakuasi warga yang terjebak, penanganan pohon tumbang, perbaikan lampu jalan, hingga penanganan bencana lainnya,” ujar Ramlan.
Menurutnya, keberadaan armada baru tersebut menjadi jawaban atas kendala yang selama ini dihadapi petugas ketika melakukan penanganan di lapangan. Kesulitan tersebut beberapa kali terjadi saat kebakaran melanda bangunan dengan struktur yang cukup tinggi.
“Dengan jangkauannya, kita bisa lebih cepat merespon kejadian di gedung bertingkat, kawasan padat penduduk, dan medan perbukitan yang selama ini sulit dijangkau tangga manual,” katanya.
Ramlan menyebut, armada Skylift Water Cannon tidak hanya ditujukan untuk memperkuat penanganan kebakaran. Kendaraan multifungsi itu juga diharapkan dapat menunjang berbagai operasi penyelamatan serta penanganan keadaan darurat lainnya di wilayah Kota Bukittinggi.
Penambahan armada tersebut sekaligus diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Bukittinggi. Sebagai kota wisata, kesiapan sarana penanggulangan bencana dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan pengunjung.
Ramlan mencontohkan pengalaman petugas ketika menangani kebakaran besar yang terjadi pada sejumlah ruko di kawasan Taruh beberapa waktu lalu. Saat itu, petugas mengalami kendala karena titik api berada di lantai tiga dan lokasi kebakaran berada di gang yang sempit.
“Belajar dari pengalaman kebakaran besar ruko di Taruh beberapa waktu lalu, personel Damkar sangat kesulitan menjangkau titik api yang berada di bangunan lantai tiga, apalagi di gang sempit. Dengan kehadiran mobil Skylift ini, petugas akan jauh lebih mudah memadamkan api pada bangunan bertingkat,” kata Ramlan. (pry)






