BERITA UTAMA

Gubernur Sumbar Tegaskan Tidak Ada Keramaian saat Nataru, Polda Tak Keluarkan Izin Keramaian

×

Gubernur Sumbar Tegaskan Tidak Ada Keramaian saat Nataru, Polda Tak Keluarkan Izin Keramaian

Sebarkan artikel ini
RAPAT— Gubernur Sumbar Mahyeldi memimpin rapat dengan Forkopimda di Istana Gubernur terkait Nataru.

PADANG, METRO–Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menegas­kan tidak boleh ada keramaian lebih dari 50 orang dalam libur Natal dan Tahun Baru 2022, mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

“Sesuai Instruksi Men­dagri, levelisasi daerah tidak jadi diberlakukan. Tidak ada penyekatan. Ha­nya diberlakukan pengetatan pembatasan aktivitas publik. Meski demikian ha­rus dipastikan tidak boleh ada kerumunan lebih dari 50 orang,” katanya dalam rapat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar di Istana Gubernur, Selasa (21/12).

Untuk memastikan hal tersebut bisa berjalan dari 24 Desember 2021-2 Januari 2022 sesuai Instruksi Mendagri, perlu koordinasi dengan pemerintah ka­bu­paten/kota serta petugas keamanan agar pengawasan bisa lebih maksimal.

Mahyeldi menyebut pem­­batasan aktifitas publik tersebut juga melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru dan meniadakan event perayaan Nataru di pusat perbelanjaan, mall dan hotel.  Sementara pusat perbelanjaan, bioskop tetap diizinkan buka dengan pem­ba­ta­san kapasitas maksimal 75 persen.

Gubernur menambahkan, pesan Presiden Joko Widodo juga perlu dipedomani dalam libur Nataru yaitu terkait protokol ke­sehatan terutama (mas­ker). “Untuk ini kita sudah buat edaran kepada Bupati dan Walikota untuk benar-benar mengawasi penerapan protokol kesehatan ini,” katanya.

Baca Juga  Dilaporkan Warga, Pengedar Sabu dan Ganja Diringkus

Bersamaan dengan itu Mahyeldi mengingatkan agar target vaksinasi di Sumbar 70 persen harus bisa dicapai. Saat ini capaian Sumbar sudah 62,5 persen tinggal 7,5 persen lagi untuk bisa mencapai target.

“Perlu juga diingatkan masyarakat akan ancaman cuaca ektrem dan bencana yang mungkin berpotensi, terutama bagi ma­syarakat yang tinggal di daerah rawan bencana,” katanya.

Forkompimda Sumbar mendukung semua kebijakan Pemprov dalam menghadapi Natal 2021 dan Ta­hun Baru 2022. Termasuk program peningkatan vaksinasi dengan target 70 persen sampai akhir tahun.

Polda Sumbar beserta jajaran juga menyampaikan telah siap bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat saat Nataru yang nanti akan didukung oleh TNI, BIN dan stakeholder terkait lainnya.

Polda Pastikan Tak Keluarkan Izin Keramaian

Baca Juga  Seleksi Calon ASN 2021, Lulusan SMA Bisa Daftar di 3 Jalur

Kabid Humas Polda Sum­bar Kombes Pol Satake Ba­yu mengatakan, malam pergantian tahun ini pihaknya meminta mas­ya­rakat mengurangi mobilitas di luar rumah. Untuk itu, pihaknya mengajak ma­sya­rakat merayakan ma­lam pergantian tahun di rumah saja untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Pada malam tahun ba­ru Polda Sumbar dan Polres jajaran tidak akan mengeluarkan izin keramaian terhadap kegiatan apa­pun. Manfaatkan malam tahun baru 2022 ini untuk beribadah dan berdoa,” ujarnya.

Dijelaskan Kombes Pol Satake, selama Nataru, memang tak ada penyekatan di perbatasan Sumbar saat Operasi Lilin Singgalang 2021 namun dirinya meminta masyarakat untuk mengunggah aplikasi pedulilindungi karena akan dilakukan pengecekan buk­ti telah divaksinasi oleh petugas.

“Operasi Lilin Singgalang tahun ini sifatnya pengamanan arus lalu lintas, agar berjalan aman dan lancar. Masyarakat nantinya juga di cek apakah su­dah vaksin atau belum. Saya mengajak masyar­a­kat tetap mematuhi proto­kol kesehatan dimanapun be­rada terutama saat beraktivitas di luar rumah,” tutupnya. (fan)