AGAM,METRO–Warga Koto Alah, Jorong Tabek Sarojo, Nagari Guguak Tabek Sarojo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, dihebohkan dengan penemuan tengkorak manusia di ladang yang lokasinya jauh dari permukiman, Jumat (03/10) sekitar 09.00 WIB.
Selain tengkorak manusia, di lokasi itu juga ditemukan celana pendek, kaos oblong dan helm. Hingga kini, belum diketahui identitas tengkorak tersebut dan belum diketahui penyebab tengkorak manusia itu berada di lokasi.
Kapolsek IV Koto AKP Fitrianto membenarkan penemuan salah satu bagian tulangbelulang manusia berupa tengkorak yang pertama kali ditemukan oleh dua orang warga yang sedang mencari kayu bakar di ladang tersebut.
“Diketahuinya penemuan tengkorak itu berawal dari informasi saksi M dan saksi A yang mencari kayu bakar di ladang milik W pada hari Kamis (2/10) sekitar pukul 14.00 WIB,” kata AKP Fitrianto.
Menurut AKP Fitrianto, kedua saksi ini curiga melihat gumpalan seperti tengkorak di semak. Merasa penasaran kedua langsung mendekatinya hingga keduanya terkejut yang ditemukan ternyata tengkorak manusia.
“Kedua saksi langsung berlari-lari memberitahu kepada pemilik kebun dan dilaporkan kepada perangkat Nagari jorong Guguak Tinggi dan ke anggota kita,” tutur AKP Fitrianto.
AKP Fitrianto menjelaskan, setelah mendapat laporan itu, tim gabungan yang terdiri dari Polri/TNI, Tim Inafis Polresta Bukittinggi beserta Perangkat Nagari dan masyarakat sekitar mendatangi lokasi ditemukannya tengkorak.
“Tim sempat kesulitan menuju lokasi tersebut karena akses jalan yang sangat sulit ditempuh dengan berjalan kaki sehingganya tidak memungkinkan menuju lokasi pada malam hari,” jelasnya.
Ditambahkan AKP Fitrianto, pihaknya kemudian memutuskan untuk mendatangi TKP pada hari ini (kemarin-red). Di sana, tim melakukan olah TKP dan menyisiri lokasi untuk menemukan benda-benda lain yang berkaitan dengan kasus penemuan tengkorak.
“Di lokasi, kami menemukan barang bukti berupa tengkorak manusia, satu helai celana pendek, satu helai kaos oblong lengan pendek dan helm warna putih merah,” ungkapnya.
AKP Fitrianto menambahkan setelah berhasil mengevakuasi barang bukti tersebut Tim langsung menitipkan ke RSAM untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini anggota kita tengah mengumpulkam data-data dari warga sekitar mana tahu ada yang kehilangan keluarga atau ada motif lain, namun kita belum bisa menyimpulkan secara detail saat ini,” tutupnya. (pry)






