JOSE MOURINHO merayakan kembalinya ke Stadion Santiago Bernabeu dengan kemenangan. Real Madrid tampil dominan di babak kedua untuk mengalahkan Real Sociedad 4-1 pada Kamis (27/8).
Sempat unggul melalui gol Kylian Mbappe pada menit ke-40, Los Blancos harus mengakhiri babak pertama dengan skor 1-1 setelah Luka Sucic menyamakan kedudukan.
Real Madrid kemudian meningkatkan intensitas permainan selepas jeda dan mencetak tiga gol tambahan. Mbappe menjadi bintang utama lewat hattrick pada menit ke-40, 60, dan 80. Sementara itu, Jude Bellingham ikut berperan penting dalam terciptanya gol Vinicius Junior pada menit ke-68.
Dalam wawancara usai pertandingan, Mourinho mengakui Real Madrid menghadapi kesulitan pada babak pertama, terutama dalam menjalankan pressing. “Babak pertama sulit bagi kami karena pressing kami tidak berjalan dengan baik. Real Sociedad juga tidak menciptakan banyak peluang. Saya pikir gol mereka adalah satu-satunya tembakan tepat sasaran pada babak pertama,” kata Mourinho dikutip dari situs resmi klub.
Menurut Mourinho, Real Sociedad tampil sangat terorganisasi dan menyulitkan Madrid untuk membangun tekanan. Namun, Madrid mampu melakukan penyesuaian setelah jeda. “Kami melakukan beberapa penyesuaian saat turun minum. Kemudian pada babak kedua kami mencetak empat gol, meski sebenarnya bisa mencetak lima atau enam,” ujarnya.
Mourinho menilai jumlah gol itu sedikit berlebihan jika melihat performa Real Sociedad pada babak pertama. Namun, menurutnya, Madrid mampu meningkatkan level permainan secara signifikan setelah jeda. “Itu akan sedikit tidak adil bagi Real Sociedad yang menjalani babak pertama dengan sangat baik, tetapi mereka menghadapi kesulitan besar pada babak kedua melawan tim dengan pemain seperti Kylian dan Jude,” tutur Mourinho.
Kemenangan itu juga menjadi momen emosional bagi Mourinho karena untuk pertama kalinya ia kembali memimpin Madrid di Bernabeu setelah 13 tahun. “Pertandingan pertama di Bernabeu berlangsung tenang. Saya sangat menikmatinya. Terakhir kali saya datang ke sini bersama Benfica, saya hanya berada di garasi menyaksikan pertandingan. Hari ini adalah pertama kalinya saya berada di Bernabeu yang baru,” kata Mourinho.
Meskipun demikian, Mourinho mengaku tidak terlalu menyukai sorakan khusus yang dilakukan para suporter untuk dirinya. “Saya tidak suka ketika mereka meneriakkan nama saya. Tim adalah yang paling penting bagi saya. Yang terpenting adalah merasakan dukungan,” lanjutnya.
Mourinho memberikan pujian khusus kepada Mbappe setelah sang penyerang mencetak hattrick. “Saya tidak suka membandingkan pemain, tetapi pemain ini luar biasa,” kata Mourinho. Meski Mbappe mencetak tiga gol, Mourinho menilai kontribusi pemain lain juga sangat penting. “Namun, terlepas dari apa yang telah dilakukan Kylian, sulit bagi saya untuk tidak membicarakan tim, karena ini selalu merupakan kerja sama tim,” katanya.
Selain itu, Mourinho secara khusus menyoroti kemampuan Mbappe membantu proses pembangunan serangan. “Kylian memiliki kualitas yang luar biasa. Dia bukan sekadar pencetak gol atau tipe penyerang yang hanya menunggu permainan ofensif tim untuk mencetak gol. Saat dia turun menjemput bola untuk memulai serangan lalu bekerja sama dengan Jude, dia sudah dalam posisi menghadap ke arah gawang,” ujar Mourinho.
Mourinho juga memuji Bellingham yang dinilainya tidak hanya kreatif, tetapi juga bekerja keras sepanjang pertandingan. “Jude berkarya dan bekerja. Saya sangat menyukai babak kedua. Tetapi saya juga menyukai ketenangan tim ketika menghadapi kesulitan. Kami akan menghadapi banyak kesulitan dalam banyak pertandingan, dan saya menyukai respons tim terhadap tantangan tersebut,” tuturnya. (jpg)






