BERITA UTAMA

Dalami Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komisi I DPR Bakal Panggil Bais TNI

×

Dalami Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komisi I DPR Bakal Panggil Bais TNI

Sebarkan artikel ini
PENYIRAMAN AIR KERAS— Dua pria berinisial BHC dan MAK yang diduga sebagai eksekutor penyiraman air keras kepada Aktivis KontraS Andrie Yunus.

JAKARTA, METROAnggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menegaskan bahwa pihaknya berwenang untuk mendalami kasus penyiraman air ke­ras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus. Pendalaman dapat dilakukan melalui Tim Pengawas (Tim­was) intelijen.

Menurut dia, langkah ini diperlukan karena kasus tersebut diduga melibatkan anggota Badan Inteli­jen Strategis (Bais) TNI.

Keempat pelaku penyerangan diketahui berasal dari Bais TNI, yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

“Karena pelaku diduga berasal dari lingkungan BAIS yang merupakan ba­gian dari aparat intelijen, maka perkara ini tidak boleh dipandang sebagai kasus biasa. Ini menyang­kut kepercayaan publik terhadap institusi negara,” kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, berdasarkan Pasal 43 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Ne­gara, pengawasan terha­dap lembaga intelijen dilakukan melalui dua jalur. Yaitu internal oleh institusi intelijen itu sendiri dan eksternal oleh DPR RI.

Baca Juga  Hasil Real Count KPU Data Masuk 77,34 Persen, Prabowo-Gibran Unggul 58, 84 Pesen, Menang di 36 Provinsi dan Luar Negeri

“Dengan dasar hukum tersebut, Komisi I DPR RI memiliki kewenangan untuk memanggil semua pihak terkait, termasuk pemerintah dan institusi TNI, guna meminta penjelasan serta mendorong penyelidikan dilakukan secara menyeluruh,” tegasnya.

Legislator Fraksi PDIP itu juga menekankan, ne­gara wajib memberikan ke­pastian hukum dalam kasus ini, meskipun pelaku diduga berasal dari institusi TNI.

“Negara harus hadir dan menjamin kepastian hukum. Siapa pun pelakunya, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Buntut kasus tersebut, jabatan Kabais yang diemban oleh Letjen TNI Yudi Abrimantyo kini telah diserahterimakan kepada institusi TNI.

Hal itu disampaikan Ka­pus­pen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (25/3) malam.

Baca Juga  Akun Penyebar Hoaks Pencurian Anak Diburu

“Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais,” ungkap Aulia.

Meski demikian, Aulia tidak menjelaskan secara rinci alasan Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kabais tersebut. “Terima kasih,” pungkasnya.

Sebagaimana diketa­hui, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi kor­ban penyiraman air ke­ras oleh orang tidak dikenal, pada Kamis (12/3) ma­lam.

Peristiwa itu terjadi saat­ Andrie pulang dari kantor YLBHI, yang melintasi kawasan Senen, Jakarta Pusat. Akibat penyiraman air keras tersebut, Andrie mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh, termasuk mata, wajah, dada, dan tangan.

Andrie saat ini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. (jpg)