METRO SUMBAR

Dalam Pencanangan BBGRM, PKK Mentawai Gelar Temu Ramah

×

Dalam Pencanangan BBGRM, PKK Mentawai Gelar Temu Ramah

Sebarkan artikel ini

MENTAWAI, METRO
Dalam pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma Kepulauan Mentawai IV dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVII tahun 2020.Tim Penggerak  Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Mentawai  lakukan beberapa kegiatan dan temu ramah di halaman kantor Sekretariat Daerah Bupati, Km 5,5, Sipora Utara, Selasa (10/3).
Ketua TP. PKK Mentawai, Rosmaida Yudas mengatakan, kegiatan yang digelar saat ini merupakan kegiatan ke empat yang dilakukan, dimana pada  tahun lalu pihaknya sudah melakukan kegiatan di lima kecamatan berupa kegiatan  semi Jambore.

 “Tahun ini kita sedikit merubah seni kita melaksanakan pembinaan kepada masyarakat, dimana kita akan membagi kelompok, dari Kelompok Kerja (Pokja) satu sampai Pokja empat, jadi kita sedikit mengulas pemberdayaan masyarakat ini, terutama di tengah-tengah masyarakat kita di sepuluh Kecamatan, kami melihat ada beberapa kecamatan sudah mulai ada perubahan, namun ada juga di Kecamatan dingin-dingin saja,” ujar Rosmaida Yudas

Baca Juga  Dukungan untuk Hamdanus–Anandya Dipo Melejit Jauh di Atas Batas Pencalonan KONI Sumbar

 Ia melanjutkan, pihaknya tetap membuka ruang dan melaksanakan program-program setiap tahunnya, dan mplementasinya dapaybberjenjang dari Kecamatan, Desa sampai ke Dusun-Dusun.

 “Kami melihat juga, menilai dan mengevaluasi, dari harapan kegiatan PKK ini seperti prioritas dari Pokja satu, bagaimana kita membagi jadwal gotong royong bersama masyarakat yang digerakkan oleh pak Dusun, Desa, Camat, Ketua PKK Kecamatan, Ketua PKK Desa, dan kelompok Dasawisma, tidak terlihat di Kecamatan,” katanya.

 Rosmaida juga menyinggung tentang adanya  penyakit demam berdarah (DBD) yang dialami oleh beberapa warga Mentawai. Terkait hal itu Rosmaida berharap ada poging atau penyemprotan, dan  masyarakat juga harus  melakukan tindakan yang alami dengan menjaga kebersihan lingkungan, sehingga tidak merugikan anggota keluarga akibat DBD.

Baca Juga  Soal Virus Corona, Kemenag Tunggu Petunjuk Kanwil

 Rosmaida menyebutkan, salah satu penyebab terjadinya DBD, adalah lingkungan yang kurang bersih, seperti bandar, selokan, termasuk rumah tidak bersih dan sehat.l, untuk itu dia berharap adanya peran aktif warga dalam gerakan gotong royong membersihkan lingkungan.

 Rosmaida  mengajak, seluruh pengurus PKK dan jajaran pemerintah dari tingkat desa untuk selalu melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada warga. Pasalnya, saat ini masih banyak  warga Mentawai  yang belum  paham tentang kesehatan, tidak ada  kepedulian dan kurangnya  sosialisasi atau penyuluhan masalah kesehatan. (s)