BERITA UTAMA

Cari Uang Berujung Maut, 2 Penggali Sumur Tewas Kekurangan Oksigen, Evakuasi Terkendala Lubang Sempit dan Dalam

×

Cari Uang Berujung Maut, 2 Penggali Sumur Tewas Kekurangan Oksigen, Evakuasi Terkendala Lubang Sempit dan Dalam

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Tim BPBD mengevakuasi dua penggali sumur yang tewas kehabisan oksigen di Jorong Lando Balai Balingkah, Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO–Nasib tragis dialami dua warga yang bekerja menggali sumur di Jorong Lando Balai Balingkah, Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Pasalnya, mereka ditemukan tewas di dasar sumur, Selasa (12/5) sekitar pukul 14.30 WIB.

Diduga, kedua korban yang diketahui bernama Daus (28), warga Nagari Gantuang ciri, Kecamatan Kubung, dan Dika (31) warga Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, tewas akibat kehabisan oksigen di dasar sumur yang dalamnya mencapai 15 Meter.

Informasi yang dihimpun, awalnya salah satu korban masuk ke dalam sumur untuk membersihkan dan menggali dasar sumur untuk mendapatkan sumber air yang lebih banyak. Namun, setelah beberapa menit di dalam sumur, korban tak kunjung naik ke permukaan.

Bahkan, namanya sudah dipanggil rekannya dan tetap tidak ada juga respon. Saat itu juga, rekan korban berinisiatif turun ke dasar sumur untuk memberikan pertolongan. Sayangnya, kedua korban malah sama-sama terjebak di dasar sumur yang airnya lumayan dalam hingga akhirnya mereka lemas tak sadarkan diri.

Baca Juga  Kenal Lewat Medsos, Gadis asal Bukittinggi Digilir 3 Pria, 1 Pelaku Ditangkap di Padang, 2 masih Buron

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berupaya memberikan pertolongan terhadap korban. Namun kondisi korban yang berada didasar sumur dengan kedalaman 15 meter membuat warga kesulitan memberikan pertolongan. Kedua korban yang terlihat tidak sadarkan diri itu membuat warga panik.

Warga pun melaporkan kejadian itu kepada Wali Jorong dan kemudian diteruskan ke BPBD setempat. Tak berselang lama, tim BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Salah seorang petugas BPBD dengan dilengkapi peralatan oksigen dan tali, turun ke dasar sumur.

Satu persatu korban diangkat dari dasar sumur. Saat dicek, ternyata kedua korban sudah meninggal dunia. Jasad kedua korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Singkarak sebelum dijemput pihak keluarga.

Baca Juga  Pria Paruh Baya Digerebek bersama Janda Muda

Plh Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Nopelius mengatakan, pihaknya mengetahui adanya kejadian itu setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Menurutnya, tim dari BPBD Kabupaten Solok dibantu petugas lainnya berhasil melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

“Kondisi sumur yang sempit dan dalam, membuat petugas sedikit kesulitan melakukan evakuasi. Meski begitu, tim yang sudah dibekali berbagai peralatan, berhasil mengangkat kedua korban dari dasar sumur dengan kondisi sudah meninggal dunia,” jelasnya.  (vko)

Nopelius menuturkan, kondisi sumur pada bagian atasnya sudah dicor dan hanya menyisakan lubang masuk ukuran 50 Cm x 50 Cm. Sedangkan kedalaman sumur diperkirakan mencapai 15 meter dan kedalaman air lebih dari dua meter.

“Dugaan kami, kedua korban ini tewas akibat kekurangan oksigen di dasar sumur. Dengan adanya peristiwa memilukan ini, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat bekerja dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya. (vko)