PAYAKUMBUH/50 KOTA

Baznas, Dai dan Mubaligh Pa­yakumbuh Kolaborasi Bangun Umat Cinta Zakat

×

Baznas, Dai dan Mubaligh Pa­yakumbuh Kolaborasi Bangun Umat Cinta Zakat

Sebarkan artikel ini
RAPAT—Baznas menggelar rapat TFT untuk Dai dan Mubaligh se-Kota Payakumbuh.

POLIKO, METRO–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pa­yakumbuh, berkolaborasi dengan para Dai dan Mu­baligh se-Kota Payakumbuh, guna membangun dan mengalakkan gerakan ummat cinta zakat di Kota Payakumbuh. Kola­borasi dan sinergisitas Baznas, Dai dan Mubaligh bukan hanya sekedar isapan jempol belaka, terlihat, Baznas menggelar Training For Trainer (TFT) untuk 100 orang para Dai dan Mubaligh se-Kota Pa­yakumbuh, di Aula Kantor Balai Kota Payakumbuh, Kamis (31/3).

Mengambil tema “Mem­bangun Ummat Cinta Za­kat di Kota Payakumbuh”, Baznas menghadirkan na­ra sumber Ketua Baznas Provinsi Sumatera Barat DR H. Bukhori Chaniago. Para Dai dan Mubaligh yang terdiri dari unsur MUI, Kemenag, Muhammadiyah, IKADI, NU, Perti dan Ormas lainnya, tampak serius mengikuti TFT.

Ketua Panitia Penyelenggara TFT, Edi Kusmana, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa sangat perlu membangun sinergisitas dan Kolaborasi antara Baznas dengan para Mubaligh dan Dai di Kota Payakumbuh dengan memberikan Edukasi dan pemahaman tentang Baznas dalam Pengelolaan Zakat.

Baca Juga  Tingkatkan Produksi, Wali Kota Tanam Padi Bujang Marantau

“Ini sangat perlu sekali, karena kolaborasi dan sinergisitas antara Baznas, Dai dan Mubaligh di Kota Payakumbuh, terutama dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada ummat tentang zakat dan Baznas, maka gerakan ummat cinta za­kat benar-benar terwujud,” sebut Edi Kusmana, yang juga Sekretaris Ma­syarakat Ekonomi Syariah Kota Payakumbuh, disela-sela kegiatan, kepada wartawan.

Sementara, Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Hamdi Syofyan, pada ke­sempatan itu menegaskan bahwa Potensi Zakat di Kota Payakumbuh cukup besar maka diperlukan kerjasama dan Sinergi yang baik antara Dai dan Mubaligh Kota Payakumbuh menjadi Duta Zakat.

“Potensi zakat di Kota Payakumbuh cukup besar, baik zakat pertanian, mal dan profesi. Tentu perlu kolaborasi dan sinergi an­tara Baznas, Dai dan Mu­baligh di Kota Payakumbuh, sehingga terbangun gerakan ummat cinta za­kat,” harap Hamdi Syofyan.

TFT dibuka oleh Walikota Payakumbuh yang di Wakili Asisten Satu, Dafrul Fasi, menyampakan apresiasi kepada Baznas Kota Payakumbuh yang terus giat dan gigih untuk me­lakukan optimalisasi capaian dalam pengumpulan Zakat di Kota Payakumbuh.

Baca Juga  Ada Keluhan Layanan Publik di Payakumbuh, Lapor SMS Center

Mantan Kadis Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh itu juga menyinggung terkait besarnya potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi motor penggerak roda perekonomian Kota Pa­yakumbuh. Sehingga diharapkan peran Baznas untuk mampu merangkul pelaku UMKM tersebut menjadi salah satu sumber potensi zakat. Selain itu Baznas juga harus dapat membina pelaku UM­KM yang memerlukan bantuan zakat dari kala­ngan dhuafa.

Ketua MUI Kota Payakumbuh H. Erman Ali dan Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Payakumbuh yang diwakili Kanafi, MA yang tampak ikut meng­hadiri acara TFT sangat mendukung dan memberikan support. Du­kungan juga diberikan Ketua Masyatakat Eko­nomi Syariah Kota Payakumbuh, Rida Ananda.

Seperti diketahui, Baznas Kota Payakumbuh telah menyusun Program Pendayagunaan zakat se­perti, Program Payakumbuh Pintar, Payakumbuh Peduli, Payakumbuh Berdaya dan Program program pemberdayaan lainnya. Diharapkannya, me­lalui program-program itu dapat lahir para pemberi zakat dimasa yang akan datang di Payakumbuh. (uus)