BERITA UTAMA

DPRD Sumbar Serahkan Rekomendasi LKPJ Kepala Daerah 2025, Apresiasi Kinerja Pemprov dan Dorong Perbaikan Tata Kelola Keuangan

×

DPRD Sumbar Serahkan Rekomendasi LKPJ Kepala Daerah 2025, Apresiasi Kinerja Pemprov dan Dorong Perbaikan Tata Kelola Keuangan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN REKOMENDASI—Ketua DPRD Sumbar, Muhidi menyerahkan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun Aggaran 2025 kepada Wagub Vasko Ruseimy.

PADANG, METRODewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar rapat paripurna penyerahan rekomendasi terhadap La­poran Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025,  Selasa (28/4)di ruang sidang utama kantor DPRD Sumbar.

Rapat paripurna tersebut dipimpin lansung ketua DPRD Sumbar Muhidi, di­dampingi Wakil Ketua Evi Yandri Rajo Budiman, Nanda Satria, Sekretaris DPRD Sumbar Maifrizon, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Sumbar, Darul Idris serta anggota DPRD Sumbar.

Sementara dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) dihadiri Wakil Gubernur Vasco Ruzeimy bersama sejumlah Kepala OPD dan jajaran.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyampaikan bahwa penyusunan dan pembahasan LKPJ merupakan bagian dari upaya mewujudkan akuntabilitas dan transparansi dalam pe­nye­lengg­araan pemerintahan daerah.

Ia menjelaskan, sebe­lumnya Gubernur Sumbar telah menyampaikan LKPJ da­lam rapat paripurna pada 16 Maret 2025, yang memuat capaian kinerja pemerintahan selama satu tahun anggaran.

“Sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 18 Tahun 2020, DPRD membahas LKPJ dan memberikan rekomendasi sebagai bahan perbaikan ke depan,” ujar Muhidi.

Baca Juga  Kasus Korupsi Dana Kemahasiswaan Naik ke Tahap Penuntutan, Oknum Pegawai Unand segera Dimejahijaukan

Muhidi menjelaskan, pembahasan LKPJ dilakukan melalui dua tahapan. Pertama, pembahasan oleh komisi-komisi bersama OPD mitra kerja. Kedua, pendalaman oleh Panitia Khusus untuk merumuskan rekomendasi DPRD. Dari hasil pembahasan, DPRD menilai penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 tetap berjalan baik, meskipun menghadapi tantangan berat seperti efisiensi anggaran dan bencana hidrometeorologi.

“Capaian program dan indikator makro ekonomi daerah secara umum tercapai, bahkan beberapa me­lampaui target,” katanya.

DPRD memberikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar beserta OPD atas kinerja yang telah dilakukan. Namun demikian, DPRD juga mencatat sejumlah kelemahan yang perlu diperbaiki, di antaranya, pengelolaan keuangan daerah yang belum optimal, target penda­patan daerah yang tidak tercapai, maupun sejumlah program dan kegiatan yang tidak terlaksana. Selain itu, beberapa sektor seperti pendidikan, pekerjaan umum, ESDM, pertanian, dan pariwisata juga menjadi perhatian.

Baca Juga  Kalahkan Thailand 5-2, Indonesia Putus Dahaga 32 Tahun

Muhidi menegaskan, rekomendasi DPRD memiliki peran penting sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, meskipun tidak dalam kapasitas menerima atau menolak LKPJ. DPRD juga meminta pemerintah daerah menyampaikan laporan progres tindak lanjut rekomendasi setiap enam bulan.

“Kami berharap tindak lanjut tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar konkret agar permasalahan yang sama tidak terulang,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy mengakui masih adanya kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2025. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi menjadi pembelajaran penting untuk perbaikan ke depan.

“Rekomendasi yang di­sampaikan oleh DPRD akan menjadi perhatian utama bagi Pemprov Sumbar dan akan ditindaklanjuti melalui berbagai langkah penyempurnaan sebagai bahan acuan dalam pelaksanaan pembangunan. Pemprov Sumbar menyambut dengan baik catatan strategis, saran, serta masukan yang disampaikan oleh Panitia Khusus DPRD Sumbar terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025,” pungkasnya. (**)