LIMAPULUH KOTA, METRO–Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dan menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI 2026, baik dari sisi prestasi maupun kesiapan sebagai tuan rumah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, saat menerima kunjungan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Hamdanus bersama Ketua Pelaksana Porprov Sumbar, Dr. Septri, di rumah dinas bupati, Sabtu (18/4) malam.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Safni menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah berkomitmen untuk ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut, terlebih setelah vakum selama delapan tahun.
“Jujur, kalau tidak ikut Porprov menjadi beban moril bagi kami. Maka saya pastikan Lima Puluh Kota ikut Porprov. Kami ingin pesta akbar insan olahraga ini berjalan sukses,” ujarnya.
Meski demikian, Safni mengakui kondisi keuangan daerah menjadi salah satu pertimbangan, sehingga tidak semua cabang olahraga akan diikuti.
“Dengan kondisi keuangan daerah sekarang, kami tidak memaksakan diri untuk mengikuti semua cabor,” tambahnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Lima Puluh Kota juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah untuk sejumlah cabang olahraga.
“Kami siap menjadi tuan rumah cabang olahraga pencak silat dan memanah,” tegas Safni.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Lima Puluh Kota, Taufik Hidayatullah Ihsan, menyebut pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk memetakan cabang olahraga unggulan yang berpotensi meraih medali.
“Kami fokus pada cabor-cabor yang memiliki peluang besar menyumbang medali. Dengan keterbatasan anggaran, strategi yang kami lakukan adalah memaksimalkan potensi atlet yang benar-benar siap bersaing,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan atlet telah berjalan sejak jauh hari dengan intensitas latihan yang terus ditingkatkan.
“Semangat atlet luar biasa. Sejak awal tahun lalu mereka sudah menunjukkan keseriusan dalam latihan. Ini menjadi modal penting bagi kami untuk tampil kompetitif di Porprov nanti,” katanya.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, turut menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan Porprov. Ia menekankan pentingnya dukungan anggaran dari pemerintah daerah demi kesiapan atlet.
“Ketidaksiapan anggaran bisa berdampak pada atlet yang memilih membela daerah lain yang lebih siap. Karena itu, dukungan kepala daerah menjadi kunci,” ujarnya.
Hamdanus juga menyoroti pentingnya Porprov sebagai bagian dari pembinaan menuju ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional. Ia mengakui, absennya Porprov dalam beberapa periode terakhir berdampak pada menurunnya prestasi Sumbar di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov Sumbar, Dr. Septri, menegaskan bahwa Porprov tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan olahraga di daerah.
“Porprov bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga Sumbar setelah cukup lama vakum. Kami berharap seluruh daerah, termasuk Lima Puluh Kota, dapat berpartisipasi optimal sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan daerah menjadi tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov secara keseluruhan.
“Partisipasi sebagai tuan rumah menunjukkan komitmen nyata daerah dalam mendukung suksesnya Porprov, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi,” tutupnya. (rom)





