OLAHRAGA

Arsenal Belum Terkalahkan dalam 10 Duel Terakhir, Mampukah The Blues Memutus Dominasi?

×

Arsenal Belum Terkalahkan dalam 10 Duel Terakhir, Mampukah The Blues Memutus Dominasi?

Sebarkan artikel ini

PERTARUNGAN se­ngit bakal tersaji di Emirates Stadium ketika Arsenal menjamu Chelsea pa­da pekan ketiga Liga Inggris 2026/2027, Minggu (6/9/2026). Laga dua klub London tersebut dijadwalkan dimulai pukul 22.30 WIB.

Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menarik di awal musim. Arsenal dan Chelsea sa­ma-sama belum kehilangan poin setelah melewati dua pertandingan pertama.

Arsenal menempati po­sisi kedua klasemen dengan enam poin. The Gunners tampil sangat solid karena mampu mencetak empat gol sekaligus menjaga gawangnya tetap bersih dalam dua laga awal.

Sementara itu, Chelsea berada di posisi keempat dengan raihan enam poin. Produktivitas The Blues bahkan lebih tinggi dengan tujuh gol, meski pertahanan mereka telah kebobolan lima kali.

Perbedaan karakter ke­dua tim menjadi bumbu tersendiri. Arsenal mengandalkan organisasi perta­hanan yang kokoh, sedang­kan Chelsea memperlihatkan daya ledak lebih besar di lini depan. Per­tandingan di Emirates pun akan menjadi ujian bagi kedua tim untuk mempertahankan start sempurna.

Arsenal datang dengan modal yang sangat positif. Dalam lima pertandingan terakhir yang tercantum, pasukan Mikel Arteta selalu meraih kemenangan.

Hasil terbaru diraih Arsenal ketika menundukkan Aston Villa 1-0 pada 31 Agustus 2026. Sebelumnya, mereka juga menang me­yakinkan 3-0 atas Coventry City.

Rentetan tersebut semakin menambah kepercayaan diri Arsenal. Mereka bahkan membuka mu­sim dengan kemenangan 3-0 atas Manchester City di ajang Community Shield sebelum melanjutkan tren positif di Liga Inggris.

Bukayo Saka menjadi salah satu pemain yang patut mendapat perhatian. Winger Arsenal itu telah mengemas dua gol pada awal musim dan menjadi salah satu ancaman terbesar bagi pertahanan Chel­sea.

Baca Juga  Bayern Munchen Gaet Luis Diaz dari Liverpool Seharga 75 Juta Euro

Kai Havertz juga di­proyeksikan kembali menjadi ujung tombak. Pe­nyerang asal Jerman ter­sebut sudah mencetak satu gol dan memiliki catatan tembakan yang cukup efektif pada awal kompetisi.

Namun, Arsenal tetap menghadapi sejumlah persoalan kebugaran pemain. William Saliba masih ab­sen karena masalah punggung, sedangkan Jurrien Timber belum sepenuhnya kembali setelah menjalani operasi.

Cristhian Mosquera ju­ga masih dipantau setelah merasakan ketidaknyamanan pada hamstring usai menghadapi Aston Villa. Kondisi tersebut mem­buat Ezri Konsa berpeluang mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama.

Chelsea juga memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi. The Blues berhasil mencatatkan tiga kemenangan beruntun dalam rangkaian pertandingan terakhir yang tercantum.

Chelsea mengalahkan Tottenham 2-1, kemudian menundukkan Fulham 3-2 dan Brighton 4-3. Keme­nangan atas Brighton menjadi bukti betapa berbahayanya lini depan Chelsea, sekaligus menunjukkan masih adanya celah di sektor pertahanan.

Tim asuhan Xabi Alonso tersebut telah mencetak tujuh gol dalam dua per­tandingan Liga Inggris. Namun, mereka juga su­dah lima kali kebobolan.

João Pedro menjadi pemain yang layak menjadi sorotan. Ia telah mencatatkan dua gol dan dua assist pada musim ini. Selain kontribusi langsung terhadap empat gol, pemain tersebut juga telah menciptakan sejumlah peluang untuk rekan-rekannya.

Chelsea juga masih me­nunggu kepastian kondisi Moises Caicedo. Gelandang tersebut sempat kem­bali bermain sebagai pemain pengganti saat menghadapi Brighton, tetapi kemudian ditarik keluar setelah merasakan ke­ti­daknyamanan.

Situasi Caicedo bisa menjadi pertimbangan pen­ting bagi Alonso dalam menyusun lini tengah me­nghadapi Arsenal.

Secara historis, Arsenal memiliki catatan lebih baik dalam pertemuan ke­dua tim. Dari 215 pertan­dingan di semua kompetisi, The Gunners meme­nangkan 88 laga, sedangkan Chelsea meraih 66 keme­nangan. Sebanyak 61 per­tandingan lainnya berakhir imbang.

Baca Juga  Joulin Simanjuntak Pimpin Pertina Sawahluto

Khusus di Liga Inggris, Arsenal juga unggul dengan 27 kemenangan dari 67 pertemuan. Chelsea me­ngoleksi 20 kemenangan, sementara 20 laga lainnya berakhir tanpa pemenang.

Yang lebih menarik, Arsenal memiliki rekor impresif dalam pertemuan terbaru. The Gunners tidak terkalahkan dalam 10 per­tandingan terakhir menghadapi Chelsea di semua kompetisi, dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.

Di kompetisi liga, Arsenal juga belum kalah dalam sembilan duel terakhir melawan Chelsea. Bahkan, empat pertandingan kandang terakhir di liga melawan The Blues berhasil mereka menangi.

Catatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Chelsea. Kemena­ngan terakhir The Blues atas Arsenal terjadi pada Agustus 2021 ketika mereka menang 2-0 di Emirates.

Kini, Chelsea memiliki kesempatan untuk mengakhiri dominasi Arsenal tersebut.

Pertandingan ini menghadirkan pertarungan menarik antara pertahanan Arsenal yang belum kebobolan dengan lini serang Chelsea yang sudah menghasilkan tujuh gol dari dua laga.

Saka dan Havertz di­perkirakan menjadi tumpuan Arsenal untuk membongkar pertahanan Chel­sea. Sementara itu, João Pedro menjadi ancaman utama bagi lini belakang The Gunners.

Dengan kedua tim sa­ma-sama mengawali mu­sim dengan dua kemenangan, duel di Emirates di­prediksi berlangsung ketat. Arsenal memiliki keuntungan berupa rekor pertemuan dan pertahanan yang lebih solid, sedangkan Chelsea datang dengan produktivitas gol yang lebih tinggi.

Jika melihat berbagai modal tersebut, Arsenal sedikit lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin. Namun, kemampuan Chelsea mencetak banyak gol membuat The Blues tetap berpotensi memberikan kejutan di Emirates. (*/rom)