PADANG, METRO— Satu unit rumah warga dua lantai di Kompleks Filano Parak Karakah, Blok D6 Nomor 2, RT 004/RW 006, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, mengalami kebakaran pada Senin sore (21/9).
Peristiwa itu sontak menghebohkan warga setempat lantaran rumah yang terbakat berada di kawasan padat permukiman penduduk. Beruntung, petugas Damkar cepat datang ke lokasi sehingga kebakaran bisa dilokalisir dan tidak merembet ke bangunan lain.
Kepala Bidang Operasional (Kabid Ops) Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihak Damkar pada pukul 15.15 WIB.
“Menerima laporan dari warga, petugas dan armada langsung bergerak menuju lokasi dua menit berselang dan tiba di TKP pada pukul 15.27 WIB,” ujar Rinaldi.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Maryati (55), kepulan asap tebal beserta kobaran api pertama kali terlihat muncul dari lantai dua bangunan rumah yang dikontrak oleh Diki (40).
“Mengetahui adanya kobaran api, saksi langsung menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang untuk meminta bantuan pemadaman,” ungkap Rinaldi.
Rinaldi menegaskan, penanganan di lapangan sempat menghadapi tantangan mengingat lokasi kebakaran berada di area pemukiman padat dengan akses jalan yang cukup sempit serta kerumunan warga yang memadati sekitar lokasi kejadian.
“Guna memadamkan kobaran api, Damkar Kota Padang mengerahkan sedikitnya 4 unit armada pemadam kebakaran beserta 75 personel ke lokasi. Proses pemadaman turut dibantu oleh unsur TNI, Polri, PLN, pihak Kecamatan Padang Timur, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, serta bantuan dari unit ambulans Koperasi RSUP M Djamil dan Ambulans Azkia Peduli,” tutur dia.
Ditambahkan Rinaldi, api berhasil dipadamkan dan proses penanganan penuntasan selesai dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB. Ia pun memastikan tidak tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
“Objek yang terbakar berupa satu unit rumah tinggal berukuran sekitar 6 x 9 meter persegi yang dihuni oleh 6 orang di bagian lantai dua. Kerugian materiel akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp350 juta. Untuk penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang,” ujar dia.(*)






