BERITA UTAMA

Beraksi di Puluhan TKP, Kompolotan Speslialis Curanmor Keok di Tangan Tim Klewang

×

Beraksi di Puluhan TKP, Kompolotan Speslialis Curanmor Keok di Tangan Tim Klewang

Sebarkan artikel ini
BARANG BUKTI-Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang menunjukkan barang bukti dan tiga tersangka komplotan curanmor di Mapolresta Padang, Senin (14/9).

PADANG, METRO– Usai bawa kabur kendaraan bermortor roda dua (ranmor) jenis Yamaha Nmax di teras area indekos, akhirnya tiga orang bandit curanmor keok di tangan Tim Klewang, Polresta Padang. Pelaku merupakan jaringan curanmor yang sangat meresahkan warga Kota Padang.

Ketiga pelaku ini berhasil diamankan Tim Klewang berkat adanya rekaman kamera pengawas memicu pengungkapan perbuatan mereka pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pengungkapan perkara ini bermula dari aduan warga yang kehilangan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Nmax di teras area indekos, kawasan Jalan Dr M. Hatta, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, pada Jumat (11/9).

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Adrian Afandi bersama Kasubnit Opsnal Ipda Ryan Fermana langsung melancarkan penelusuran.  Identitas salah satu pelaku mulai terkuak usai petugas memeriksa rekaman kamera pengawas di tempat kejadian perkara.

“Ketiga tersangka yang kami amankan masing-masing berinisial RLF (22), ZASZ (21), dan MR (23). Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, para pelaku ini tidak hanya beraksi di satu tempat, melainkan terlibat dalam puluhan kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polresta Padang,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Muhammad Yasin, Senin (14/9).

Baca Juga  Jalan ke Mushala, Piak Obok Tewas Tertimpa Pohon Kelapa

Kompol Yasin menuturkan, penangkapan dilakukan secara bertahap. Petugas mulanya meringkus  ZASZ dan RLF di hunian kos mereka yang berlokasi di daerah Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung.

“Berdasarkan keterangan awal saat interogasi, kedua pemuda tersebut mengungkap peran tersangka ketiga, yakni MR. Tak butuh waktu lama, Tim Klewang bergerak membekuk MR di wilayah Teluk Bayur, Lubuk Begalung,” tutur Kompol Yasin.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap para tersangka merupakan bagian dari jaringan pencurian  kendaraan bermotor  yang telah beraksi di puluhan tempat kejadian peristiwa (TKP) . Dalam proses pemeriksaan, MR mengaku sempat melancarkan aksi kejahatan serupa bersama seorang pria berinisial AKL yang kini resmi berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Aksi pencurian bersama itu sesuai dengan laporan polisi pada 13 September 2026 di Kecamatan Koto Tangah yang mengakibatkan hilangnya satu unit sepeda motor Honda PCX,” tegas Kompol Yasin.

Baca Juga  Bersama Stakholder, Bawaslu Padang Panjang Evaluasi PengawasanTahapan Pilkada

Selain itu, sebut  Kompol Yasin, pelaku MR dan ZASZ juga terbukti terlibat dalam pencurian satu unit sepeda motor Yamaha Nmax di kawasan Jalan Sungai Deli, Kecamatan Nanggalo pada Selasa (8/9).

Dari tangan para tersangka, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Nmax keluaran 2022 berwarna hijau hasil penindakan TKP Pauh, satu unit Honda PCX warna putih, satu unit Honda BeAT hitam tanpa pelat nomor, serta pakaian operasional berupa topi hijau-krem, kaos putih, dan celana jeans biru yang digunakan saat beraksi.

Akibat serangkaian aksi pencurian ini, setiap korban diperkirakan mengalami kerugian materil berkisar belasan sampai puluhan juta rupiah.

“Kini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan di Mapolresta Padang. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan mendalam guna merampungkan penyidikan dan memburu pelaku lain yang masuk daftar buron,” pungkas Kompol Yasin. (ped)