BERITA UTAMA

Geger! Mayat Pria Lansia Mengapung di Sungai Batang Binguang

×

Geger! Mayat Pria Lansia Mengapung di Sungai Batang Binguang

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Tim BPBD mengevakuasi mayat pria yang ditemukan mengapung di Sungai Batang Binguang, Galanggang Batuang, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.

SOLOK, METROSesok mayat pria lanjut usia (lansia) ditemukan mengapung di aliran Sungai Batang Binguang, Galanggang Batuang, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Selasa (30/6) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penemuan itu sontak menghebohkan warga setempat hingga berbondong-bondong datang ke lokasi untuk menyak­sikan­nya. Tak berselang lama, BPBD setempat dan Polisi tiba di lokasi untuk mela­kukan olah TKP lalu meng­evakuasi jenazah ke ru­mah sakit.

Kepala Pelaksana Ba­dan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Kota Solok, Edrizal mem­benar­kan adanya penemuan pria lansia dalam kondisi tidak bernyawa yang diduga meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus sungai.

Baca Juga  Kebakaran Makan Korban Jiwa, Terkunci dalam Rumah, Anis Tewas Terpanggang

“Korban diketahui bernama Davler (81). Berda­sarkan informasi awal, korban diduga terseret arus sungai hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir aliran sungai,” kata Edrizal kepada wartawan.

Dijelaskan Edrizal, pihaknya menerima informasi dari camat dan ka­polsek setempat yang sebelumnya mendapatkan laporan dari warga sekitar lokasi kejadian. Setelah laporan diterima, tim langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan jasad korban.

“Korban ditemukan di pinggir aliran sungai. Dari hasil pemeriksaan fisik luar di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi fisik korban juga tidak menunjukkan adanya luka mencurigakan,” jelas Edrizal.

Baca Juga  Usai Tabrak Warung, Truk Tangki Masuk Jurang

Edrizal menambahkan, setelah proses evakuasi, jasad korban dibawa oleh petugas kesehatan bersama kepala puskesmas setempat menggunakan ambulans ke rumah sakit  untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan pe­nye­bab kematian.

“Warga sekitar tidak mengenal korban. Hal ini sempat menjadi kendala bagi petugas untuk menghubungi pihak keluarga. Berdasarkan KTP, korban merupakan warga Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, dan lahir di Simabur, Kabupaten Tanahdatar. Saat ini pihak kelurahan sedang berupaya melacak kebera­da­an keluarga korban,” pungkasnya. (*)