PAYAKUMBUH/50 KOTA

Payakumbuh Perkuat Penerapan SRIKANDI, Dorong Transformasi Digital dan Pelayanan Publik

×

Payakumbuh Perkuat Penerapan SRIKANDI, Dorong Transformasi Digital dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, METROPemerintah Kota Pa­yakumbuh memperkuat penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) untuk mendukung transformasi pemerintahan di­gital sekaligus mempercepat pelayanan publik me­lalui pengelolaan administrasi dan arsip yang lebih tertib, transparan, dan mudah ditelusuri. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda saat membuka Rapat Pe­nerapan SRIKANDI di ling­kungan Pemerintah Kota Payakumbuh di Aula Jozrizal Zein, Balai Kota Payakumbuh, Senin (8/6).

Rida mengatakan optimalisasi penggunaan SRIKANDI menjadi langkah strategis dalam mendu­kung transformasi digital birokrasi sekaligus memastikan tata naskah dinas dan pengelolaan arsip berjalan lebih tertib, terintegrasi, dan sesuai ketentuan sehingga pe­layanan kepada ma­sya­rakat dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan akuntabel. “SRIKANDI bukan sekadar aplikasi persuratan elektronik, tetapi instrumen penting untuk mewujudkan bi­rok­rasi yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Menurut dia, penerapan aplikasi tersebut memungkinkan proses administrasi pemerintahan berjalan lebih cepat, terdokumentasi dengan baik, serta memudahkan pe­nelusuran dokumen se­hingga mendukung pe­ning­katan kualitas pela­yanan publik. “Kita ingin seluruh proses administrasi pemerintahan semakin cepat, terdokumentasi dengan baik, mudah ditelusuri, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada ma­sya­rakat,” ujarnya.

Baca Juga  Masyarakat Bersyukur, Kapolsek Inisiasi Perbaikan Jalan Tani

Ia menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus memiliki komitmen yang sa­ma dalam mengoptimalkan pemanfaatan SRI­KAN­­DI sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Erwan mengatakan pemanfaatan SRIKANDI di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh terus menunjukkan perkemba­ngan positif. Berdasarkan Dashboard Monitoring SRIKANDI per 4 Juni 2026, sebanyak 21.693 naskah telah dikelola melalui sis­tem, terdiri atas 8.741 naskah masuk, 8.589 naskah keluar, 4.275 disposisi, dan 88 berkas arsip.

Selain itu, tercatat 75 arsip berstatus retensi permanen, 12 arsip retensi musnah, serta 2.680 naskah yang telah ditindaklanjuti.

Menurut Erwan, SRIKANDI merupakan aplikasi umum berbasis elektronik yang mengintegrasikan pengelolaan naskah dinas, arsip dinamis, persuratan, hingga disposisi dalam satu sistem digital.

Aplikasi tersebut di­kembangkan melalui ko­laborasi Arsip Nasional Republik Indonesia (AN­RI), Kementerian Pendayagu­naan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN­RB), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BS­SN). “Melalui rapat ini kami ingin memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam me­ngoptimalkan penggu­naan SRIKANDI sehingga pengelolaan arsip dan administrasi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” katanya.

Baca Juga  Tarik Investor, Pemko akan Dirikan BUMD

Ia menjelaskan ber­bagai langkah telah dilakukan untuk mempercepat pemanfaatan aplikasi ter­sebut, mulai dari pe­nerbitan surat edaran, sosialisasi pada kegiatan pe­ngawasan kearsipan internal, pembukaan Klinik Kearsipan sejak April 20­26, pembuatan akun admin dan pengguna, hingga monitoring dan evaluasi secara berkala. Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga telah melaksanakan coaching clinic bagi sejumlah perangkat daerah. Hingga saat ini, sebanyak 18 OPD telah mengikuti pendampingan penggunaan aplikasi tersebut.

“Kami berharap seluruh OPD dapat mengoptimalkan penggunaan SRIKANDI dalam aktivitas administrasi sehari-hari sehingga pengelolaan arsip, tata naskah dinas, dan pelayanan administrasi dapat berlangsung lebih cepat, terukur, serta terdokumentasi dengan ba­ik,” ujar Erwan. Rapat tersebut diikuti kepala OPD serta kepala subbagian umum dan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. (uus)