PAYAKUMBUH/50 KOTA

Jasman: Pendidikan Al-Quran Benteng Generasi dari Narkoba dan Kenakalan Remaja

×

Jasman: Pendidikan Al-Quran Benteng Generasi dari Narkoba dan Kenakalan Remaja

Sebarkan artikel ini
GUNTING PITA—Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Jasman Dt. Bandaro Bendang, gunting pita peresmian mushola baru dan Wisuda Santri TK Tahfizh Raudhatul Ilmi di Jorong Kapalo Bukik, Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (31/5/).

LIMA PULUH KOTA, METRO–Staf Ahli Gubernur Su­matera Barat Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Jasman Dt. Bandaro Bendang, menegaskan pentingnya memperkuat pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini sebagai benteng menghadapi ber­ba­gai tantangan sosial yang mengancam generasi mu­­da saat ini. Hal itu disampaikan Jasman saat mewakili Gubernur Sumatera Barat dalam peresmian mushola baru dan Wi­suda Santri TK Tahfizh Raudhatul Ilmi di Jorong Kapalo Bukik, Nagari Batu Payuang, Kecamatan La­reh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (31/5).

Menurut Jasman, me­ningkatnya kasus pe­nya­lahgunaan narkoba, ke­nakalan remaja, hingga perilaku menyimpang lainnya menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk memperkuat pendidikan agama dan pengawasan terhadap anak sejak usia dini. “Pendidikan Al-Qur’an merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. Di te­ngah berbagai tantangan sosial yang kita hadapi saat ini, pembinaan akhlak dan nilai-nilai agama ha­rus menjadi perhatian ber­sama,” kata Jasman.

Ia menyebut kebe­ra­daan TK Tahfizh Raudha­tul Ilmi menjadi contoh nyata lembaga pendidikan yang berkontribusi dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur­’an sekaligus membangun karakter anak-anak sejak dini. “Anak-anak yang hadir di sini adalah wajah-wajah masa depan. Mereka adalah generasi yang sedang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia,” u­jarnya.

Baca Juga  Wali Kota Vicon, Gubernur Minta Agar OPD Diperiksa 

Jasman juga menga­presiasi para orang tua yang telah memilih pendidikan berbasis Al-Qur­’an bagi putra-putrinya. Menurutnya, keberhasilan membangun generasi unggul tidak hanya menjadi tanggung jawab se­kolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga dan lingku­ngan. “Anak-anak yang hadir di sini adalah wajah-wajah surga. Tugas kita bersama adalah menjaga, membimbing, dan me­ngarahkan mereka agar tumbuh menjadi generasi yang membanggakan aga­­­ma, keluarga, dan da­erah,” tuturnya.

Ia turut menyampaikan penghargaan kepada yayasan, para guru, pe­ngurus mushola, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam mengembangkan pendidikan Islam di daerah tersebut. “Mushala dan lembaga pendidikan Al-Qur’an bukan hanya tempat ibadah dan belajar, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan peradaban. Dari tempat-tempat seperti inilah lahir generasi terbaik bangsa,” tegas Jasman.

Baca Juga  Dukung Tingkatkan Literasi di Kota Payakumbuh, PLN Serahkan Bantuan Alat Labor dan Perpustakaan Digital

Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, mengatakan wisuda santri dan pe­resmian mushola baru tersebut menjadi momentum penting dalam menyiapkan generasi penerus yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai agama. “Anak-anak yang diwisuda hari ini merupakan investasi terbaik yang kita miliki. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan melanjutkan pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota,” kata Safni.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota akan terus mendukung program pendidikan keagamaan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda. “Pendidikan ada­lah kunci masa depan. Karena itu sinergi antara keluarga, sekolah, yayasan, dan pemerintah harus terus diperkuat agar lahir generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di masa de­pan,” ujarnya.

Menurut Safni, kebe­radaan mushola baru dan lembaga tahfizh di ling­kungan masyarakat diharapkan semakin memperkuat syiar Islam serta menjadi pusat pembinaan generasi muda yang ber­karakter Qurani di Kabupaten Lima Puluh Kota. (uus)