BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menggelar pelatihan praktik penyembelihan hewan kurban guna memastikan pelaksanaan ibadah Idul Adha berjalan sesuai syariat Islam.
Kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang bagi peserta untuk memperoleh sertifikat Juru Sembelih Halal (Juleha).
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengatakan pelatihan tersebut tidak hanya membekali peserta dengan pemahaman teori, tetapi juga keterampilan praktik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pelatihan ini peserta tidak hanya memahami teori dan praktik penyembelihan halal, tetapi juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (5/5).
Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis, terutama bagi masyarakat yang bergerak di sektor peternakan. Hal ini mengingat ketersediaan Juleha secara nasional masih terbatas, yang baru memenuhi sekitar setengah dari kebutuhan yang ada.
Selain itu, Ibnu Asis menegaskan bahwa keberadaan juru sembelih halal turut berperan dalam mendukung pengembangan pariwisata halal, baik di tingkat kota maupun provinsi.
“Kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi, Aidil Alfin, menjelaskan bahwa prinsip konsumsi halal tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga membawa manfaat universal bagi seluruh manusia.
Menurutnya, konsep halal mencakup berbagai aspek, mulai dari jenis hewan, tata cara penyembelihan, hingga memperhatikan kebersihan, kesehatan hewan, dan keberlanjutan. Ia juga mengingatkan agar tidak menyembelih hewan betina yang masih produktif.
“Pentingnya keseimbangan antara pengalaman dan teori dalam penyembelihan halal. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya terampil, tetapi juga memahami metode yang benar dan mampu mengajarkannya secara berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan kualitas pelaksanaan ibadah kurban di Bukittinggi semakin baik, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya standar halal dalam setiap proses penyembelihan. (pry)






