PAYAKUMBUH/50 KOTA

GOW Salurkan Bantuan Sosial untuk Panti Asuhan

×

GOW Salurkan Bantuan Sosial untuk Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANSOS—Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh menggerakkan langkah nyata menebar kepedulian dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4), dengan menyerahkan bantuan kepada sejumlah panti asuhan.

PAYAKUMBUH, METRO–Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pa­yakumbuh menggerakkan langkah nyata menebar kepedulian dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4). Bertepatan dengan momen bersejarah itu, puluhan anggota GOW yang dipimpin Ketua Ny. Yeni Elzadas­warman turun langsung membagikan bantuan sosial ke tiga lokasi berbeda, yakni Pesantren Ibrahim Harun, Panti Asuhan Bustanul Ulum, dan Panti Jompo Jasa Ibu. “Dengan semangat Kartini, kita harus membuat semua perempuan di Kota Payakumbuh untuk lebih bermakna dan berperan le­bih di keluarga dan ma­sya­rakat,” ujar Ny. Yeni Elzadaswarman di sela-sela kegiatan.

Sebagaimana yang se­lalu dipesankan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, lanjut Ny. Yeni, keberadaan GOW harus dapat memberi manfaat lang­­sung bagi ma­syarakat. Kegiatan yang melibatkan berbagai organisasi wanita se-Kota Payakumbuh itu tidak se­kadar seremonial. Anggota GOW secara aktif berinteraksi dengan penerima manfaat, menyerahkan paket sembako, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan harian lainnya. Di Pesantren Ibrahim Ha­run, Kelurahan Tiakar, Payakumbuh Timur, rombongan GOW menyerahkan buku tulis, alat-alat  tulis, dan telur kepada para santri.

Baca Juga  Dukcapil Targetkan Dua Ribu Perekaman Tahun 2026

Bantuan ini, menurut Yeni, diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar dan meri­ngankan beban operasional pesantren. “Kita i­ngin anak-anak santri te­tap semangat menuntut ilmu, dan berharap ini bisa men­jadi penyemangat bagi mereka,” ungkapnya. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Panti Asuhan Bustanul Ulum di Situjuah Bandal Dalam. Disana, rombongan membagikan paket kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, gula, telur, serta perlengkapan iba­dah seperti sarung dan sajadah.

Tak lupa, GOW juga membawa kue bolu dan perlengkapan mandi leng­kap dengan gayung sebagai bentuk perhatian terhadap kenyamanan anak-anak asuh. “Ini bentuk kepedulian dan perhatian kita kepada anak-anak panti asuhan, tidak hanya secara materi, tentunya juga secara emosional,” tambah Yeni.

Tak hanya itu, kunju­ngan dilanjutkan ke Panti Jompo Jasa Ibu di Situjuah Batua.  Disini GOW me­nye­rahkan bantuan yang lebih komprehensif, mencakup bahan pokok, pampers, tisu, mukena, kain panjang, baju untuk ba­pak-bapak, handuk, hingga perlengkapan mandi.  Kehadiran ibu-ibu GOW disambut haru para lansia penghuni panti, yang me­rasa mendapatkan perhatian istimewa di hari Kartini. “Mereka pahlawan tanpa tanda jasa. Merawat dan memperhatikan mereka adalah bentuk bakti kita,” ujar Yeni.

Baca Juga  Indonesia Endurocs 2019, Ratusan Pecinta Sepeda Gunung Adu Cepat di Kayu Kolek

Kegiatan ini diikuti ang­gota inti GOW, perwakilan bidang, serta utusan dari berbagai orga­nisasi wanita di Payakumbuh. Kolaborasi ini, menurut Yeni, menunjukkan semangat Kartini bukan hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang gotong royong dan kepedulian sosial yang nyata.  “Sinergi seperti ini harus terus kita pupuk dan kembangkan. Karena ketika perempuan bersatu, dampaknya akan terasa luas bagi ma­syarakat,” pungkasnya.

Yeni berharap bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi penerima. Ia juga mengajak seluruh perempuan Payakumbuh untuk terus menginspirasi melalui aksi nyata, sebagaimana dicontohkan oleh RA Kartini.  “Mari kita jadikan setiap hari sebagai hari Kartini, hari di mana kita bisa berbuat baik, menguatkan sesama, dan membangun negeri dari lingkaran terkecil yaitu  keluarga,” tutupnya penuh makna. (uus)