BERITA UTAMA

Diterpa Isu Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Buat Laporan ke Polda Metro Jaya

×

Diterpa Isu Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Buat Laporan ke Polda Metro Jaya

Sebarkan artikel ini
Uya Kuya

JAKARTA, METRO–Anggota DPR RI Surya Utama alias Uya Kuya mem­buat laporan atas tu­duhan kepemilikan 750 Satuan Pelayanan Peme­nuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gra­tis (MBG) ke Polda Metro Jaya, pada Sabtu (18/4). Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/2026/SPKT/POLDA METRO Jaya tertanggal 18 April 2026.

Bahkan, Uya turut me­ng­unggah lokasi saat berada di Polda Metro Jaya. Unggahan itu direpost melalui akun media sosial Instagram istrinya, Astri Kuya.

“Siap2 mempertanggungjawabkan berita hoax yg anda buat yah,” tulis­nya dalam unggahan Instagram.

Laporan itu terkait dilayangkan atas dugaan Tindak Pidana Kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga  Hari Pertama Operasi Patuh Singgalang, 64 Pemilik Kendaraan Ditilang, Terciduk Kamera ETLE Mobile

“Pelapor selaku korban menerangkan bahwa pada tanggal 18 April 2026 korban melihat postingan pada akun Threads dimana akun tersebut memposting foto korban yang diedit dan diberi narasi bahwa korban memiliki 750 dapur MBG,” tulis laporan tersebut.

Sebelumnya, viral di media sosial klaim yang menyebut Anggota DPR RI Uya Kuya memiliki hingga 750 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Narasi tersebut ramai dibagikan beberapa akun Instagram dan me­micu beragam reaksi publik.

Namun sang istri, Astrid Kuya membantah dan memberi kode hendak melaporkan akun tersebut. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa Uya Kuya mengelola ratusan dapur MBG dan me­nganggapnya sebagai “investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas”.

Baca Juga  Terima Kunjungan 80 Anggota Pramuka, Sekretaris DPRD Sumbar Paparkan Tupoksi Anggota Dewan

Dalam unggahan Instagram Panglima Rakyat Konoha, disebutkan bahwa jumlah dapur yang dikelola Uya mencapai 750 unit, dengan klaim dapat memperluas cakupan bantuan gizi bagi anak-anak di Indonesia.

Namun, informasi tersebut langsung dibantah Astrid. Melalui Instagram Story memberikan respons tegas dengan me­nyebut kabar tersebut sebagai hoaks. Ia juga memperingatkan pembuat dan penyebar informasi palsu untuk bersiap mempertanggungjawabkan perbuatannya. (jpg)